Awak Media di Kendal Deklarasi Pers Menegakkan Keadilan Informasi untuk Pilkada Kendal 2020

Awak Media di Kendal Deklarasi Pers Menegakkan Keadilan Informasi untuk Pilkada Kendal 2020

0
62

Awak media massa di Kabupaten Kendal melakukan Deklarasi Pers Menegakkan Keadilan Informasi untuk Pilkada Kendal 2020. Deklarasi dilakukan usai Rapat Kerja Teknis dengan Media di Ruang Pertemuan Hotel Sae Inn Kendal, Jumat (16/10/2020). Raker yang juga diikuti pegiat media sosial ini membahas tentang Antisipasi Pelanggaran Media Masa pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal tahun 2020. Bawaslu Kendal sebagai penyelenggara kegiatan menghadirkan narasumber sumber dari Bawaslu Kendal, Dinas Kominfo Kendal dan Ketua PWI Kendal.

Ketua Bawaslu Kendal, Odilia Amy Wardayani mengatakan, untuk tercipta Pilkada yang demokratis, maka pelaksanaan Pilkada harus sesuai aturan dan bermartabat. Oleh karena itu Bawaslu menggandeng media massa untuk ikut berpartisipasi, yaitu melakukan sosialisasi dan mengawasi Pilkada. “Pers juga harus memberikan informasi yang benar dan berimbang,” katanya. 

Sekretaris Dinas Kominfo Kendal, Rini Utami mengatakan, bahwa tugas Kominfo bersinergi dengan media untuk menyukseskan Pilkada. Media tidak hanya memberitakan tentang kampanye, tetapi juga memberitakan tahapan-tahapan Pilkada. Media diharapkan memberikan pencerahan kepada masyarakat dengan berita berimbang dan proporsional. “Tujuan utamanya supaya kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi semakin meningkat, sehingga partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya juga meningkat,” kata Rini.

Ketua PWI Kendal, Rosyid Ridho mengatakan, media memiliki peran yang penting dalam menyukseskan Pilkada. Katanya, media harus independen, maka media harus bijak dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.  “Jangan menyampaikan berita hoax dan kampanye hitam,” ujarnya. 

Arief Musthofifin dari Bawaslu Kendal mengingatkan kepada media massa maupun media sosial agar tidak menyampaikan berita hoax dan ujaran kebencian, karena bisa kena saknsi pidana. Dalam pemberitaan juga harus adil, berimbang dan memihak salah satu pasangan calon. “Media sebagai salah satu pilar demokrasi memiliki peran yang besar supaya tercipta Pilkada demokrasi dan bermartabat,” harapnya.