Upaya Meningkatkan Kembali Semangat Belajar Pada Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19

Upaya Meningkatkan Kembali Semangat Belajar Pada Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19

0
89

Upaya Meningkatkan Kembali Semangat Belajar Pada Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19
Oleh: Rasita Zahrani(Mahasiswa KKN Mandiri dari Rumah 75 UIN Walisongo Semarang)

Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia untuk berkegiatan didalam rumah. Entah untuk sebuah pekerjaan maupun pembelajaran. Sementara himbauan dari pemerintah untuk menjaga jarak dari orang lain terus diserukan dan ingatkan, tak lupa dengan memakai masker setiap ingin berpergian kemanapun. Dalam situasi seperti ini, dianjurkan untuk anak-anak bersekolah dari rumah karena ditutupnya sekolah-sekolah. Untuk itu orang tua mempunyai tugas tambahan untuk mengajarkan dan membimbing anak-anak mereka selama proses kegiatan belajar mengajar dari rumah. Disisi lain dengan ditutupnya sekolahan mempunyai kesempatan orang tua untuk lebih mendekatkan hubungannya dengan anak-anaknya.

Kegiatan belajar dari rumah seperti ini, biasanya membuat anak usia dini cenderung bosan dan jenuh. Kita sebagai orang tua harus lebih kreatif supaya anak tidak mudah bosan dan jenuh. Karena biasanya anak mudah bosan ketika mengerjakan tugas yang diberikan dari guru. Oleh karena itu, orang tua cukup membantu dan mengarahkan anak untuk mengerjakan tugas dari sekolahan. 

Adapun upaya untuk meningkatkan semangat belajar pada anak usia dini di masa pandemi Covid-19 adalah:1. Berilah waktu istirahat untuk anak. Apabila anak merasa kelelahan,berilah anak waktu untuk istirahat dan jangan paksa anak untuk cepat-cepat menyelesaikan tugasnya. Karena biasanya anak yang dipaksa untuk segera menyelesaikan tugasnya cenderung marah dan malas ketika disuruh kembali mengerjakan tugas dari guru.
2. Berilah ide kreatif. Anak usia dini tidak pernah bisa terlepas dari kegiatan bermain. Oleh karena itu, orang tua harus mempunyai ide kreatif disaat anak mulai bosan dengan mengerjakan tugas-tugasnya. Berilah dia mainan atau sekedar icebreaking supaya anak lebih bersemangat kembali.
3.Berilah pengertian untuk anak. Untuk itu orang tua semestinya sudah paham perihal sikap dan sifat anak-anaknya, harus menjaga hati dan tidak mudah marah saat menghadapi anak dengan tingkah laku yang bermacam-macam. Berilah dia pengertian yang cukup dan puji dia ketika berperilaku baik. Karena bentuk pujian tersebut menunjukkan bahwa kita memperhatikan dan peduli dengan tingkah laku mereka.
4. Buat Jadwal. Dalam kegiatan belajar mengajar dari rumah ini mengharuskan anak-anak untuk bersekolah dari rumah. Untuk itu orang tua harus menyiapkan jadwal supaya anak dapat terkontrol dengan baik.
5. Terbukalah kepada anak. Terbuka dan dengarkanlah keluh kesah anak. Karena hal tersebut bisa lebih mendekatkan kita kepada anak.
6. Berilah semangat dan motivasi kepada anak. Apabila anak sudah mulai bosan, hendaknya orang tua memberi semangat kepada anak dan memotivasinya.


Pembelajaran dari rumah tersebut kadang menjadikan anak-anak malas dan jenuh. Anak cenderung kangen sekolah seperti biasanya. Oleh karena itu, kita sebagai orang tua harus pintar-pintar memberi perhatian lebih kepada anak. Jelaskan pada anak tentang bahayanya Covid19 bagi manusia yang mengakibatkan harus belajar dari rumah