Faktor Penghambat di Dunia Pendidikan Akibat Pandemi Covid-19

Faktor Penghambat di Dunia Pendidikan Akibat Pandemi Covid-19

0
91

Faktor Penghambat di Dunia Pendidikan Akibat Pandemi Covid-19


Oleh: Rasita Zahrani (Mahasiswa KKN Mandiri dari Rumah 75 UIN Walisongo Semarang)

Covid-19 merupakan salah satu virus paling mematikan di dunia. Sudah banyak sekali jiwa-jiwa yang berguguran karena dampak dari virus covid-19 tersebut. Oleh karena itu manusia dipaksa untuk berhenti dari rutinitasnya dan menggantinya dengan berkegiatan dari dalam rumah. Salah satunya dari aspek pendidikan yang menuntut kita harus belajar dari rumah masing-masing. Karena untuk menimalisir penyebaran Covid-19 salah satunya yaitu physical distancing (menjaga jarak fisik).Akibatnya para anak-anak harus belajar dari rumah karena merupakan upaya untuk memutus mata rantai Covid-19 ditengah masyarakat. Metode yang diterapkan dari pemerintah sendiri adalah pembelajaran secara online. Adapun beberapa faktor penghambat di dunia pendidikan akibat pandemi Covid-19 adalah:
1. Masalah smartphone
Karena tidak semua anak dipenjuru negeri ini adalah anak orang berkecukupan. Oleh karena itu juga tidak semua anak mempunyai smartphone. Apabila anak tidak mempunyai smartphone yang mendukung, proses belajar mengajarnya juga akan terkendala.


2. Penguasaan teknologi yang masih rendah
Tidak hanya berlaku pada anak, melainkan juga pada guru. Karena ada beberapa guru yang masih rendah dan belum mampu dalam mengoperasikan teknologi untuk pembelajaran online. Bahkan masih banyak juga sekolah yang memiliki keterbatasan teknologi.


3. Biaya kuota
Kuota merupakan hal yang terpenting juga dalam masalah kegiatan belajar mengajar online dari rumah. Tetapi harga kuota yang terbilang cukup mahal kadang menjadi kendala dalam pembelajaran online. Karena dikala pandemi seperti ini faktor ekonomi keluarga juga pasti menurun. Pendapatan keluarga yang menurun mengakibatkan untuk pembelian kuota juga terbilang sulit.


4. Jaringan internet
Pengunaan smartphone tidak bisa terlepas dengan adanya jaringan internet. Tetapi, masih banyak juga anak-anak dipenjuru negeri ini yang rumahnya ada dipelosok desa bahkan ada yang sama sekali tidak ada jaringan internet disana. Kehilangan jaringan internet secara tiba-tiba merupakan faktor yang sering kali terjadi dikala proses pembelajaran sedang dimulai. 

Akibat dari faktor-faktor tersebut adalah perihal pemahaman pada anak yang kurang, anak cenderung tidak paham dengan apa yang diajarkan oleh guru, tidak fokusnya anak dalam materi yang dijelaskan guru. Apalagi dengan masalah faktor-faktor tersebut, kadang juga membuat anak malas mengikuti pembelajaran online. Dengan diterapkannya pembelajaran online, anak-anak juga sering sekali menyepelekan tugas-tugas yang diberikan oleh guru dan tidak mengerjakannya. Masalah absensi kelas, kadang juga anak-anak tidak mengisi absen hadirnya. Masalah ini tidak hanya terjadi dan dialami oleh anak-anak SD, SMP, SMA, tetapi juga dialami oleh mahasiswa di perguruan tinggi.

Semua ini adalah cara Tuhan menjalankan roda kehidupan didunia. Semoga kita senantiasa diberi kesehatan dan kemudahan dalam menghadapi masalah ini.