Sejumlah Wilayah Kecamatan di Kabupaten Kendal Terkena Banjir

Sejumlah Wilayah Kecamatan di Kabupaten Kendal Terkena Banjir

0
142

Hujan deras di sebagian besar wilayah Kendal pada Kamis 19 November 2020 mulai sore hingga malam hari menyebabkan banjir di beberapa tempat. Banjir tidak hanya melanda wilayah Kendal bawah, tetapi juga terjadi di wilayah Kendal atas.

Hujan di wilayah Boja dan sekitarnya mengakibatkan banjir bandang di Desa Campurejo. Luapan air sungai masuk ke pemukiman hingga jalan raya, mulai Desa Tampingan sampai Pasar Boja.

Banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 19.20 tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor terseret arus dan hanyut ke sungai. Sepeda motor korban sudah ditemukan, namun hingga Jumat pagi korban belum ditemukan.

Banjir juga melanda Perumahan Delta Asri 2 Boja sekitar pukul 20.07 WIB akibat luapan air sawah serta sungai irigasi. Puluhan rumah kemasukan air banjir.

Di tempat lain akibat limpasan Sungai Blorong, banjir terjadi di wilayah Kecamatan Ngampel, seperti Desa Rejosari, Jatirejo, Ngampel Wetan, Ngampel Kulon dan Sudipayung. Ketinggian air mencapai 60 cm sampai 1 meter di perumahan warga. Namun Jumat pagi, air banjir sudah mulai surut.


Menurut Budi Raharjo, warga Desa Rejosari, banjir kali ini merupakan banjir terbesar yang dialami selama tinggal di desanya. “Ini banjir yang paling besar,” katanya.

Beberapa desa di wilayah Kecamatan Brangsong dan Kecamatan Kendal juga terkena limpasan Sungai Blorong. Di Kecamatan Brangsong, banjir terjadi di Desa Sidorejo sekitar Pasar Srogo, Puskesmas Brangsong 1 dan SMP 2 Brangsong. Sedangkan di Kecamatan Kendal, banjir masuk ke perumahan Kelurahan Candiroto dan Ketapang.

Di wilayah Kendal bawah, banjir melanda Desa Pidodo Kecamatan Patebon dan kawasan Tawang Kecamatan Rowosari.