Ada PPKM, DPRD Kendal Gelar Rapat Paripurna secara Virtual

Ada PPKM, DPRD Kendal Gelar Rapat Paripurna secara Virtual

0
127

Antisipasi bencana dan penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Kendal menjadi perhatian yang harus segera ditangani. Hal ini disampaikan Ketua Fraksi PKB, Mahfud Sodiq pada Rapat Paripurna DPRD Kendal, Jumat (22/01/2021).


Mahfud mengatakan, adanya kejadian bencana di beberapa daerah pada musim penghujan saat ini, maka pemerintah daerah harus melakukan antisipasi, yaitu mulai menugaskan tim antisipasi bencana. Pasalnya, beberapa wilayah kecamatan di Kendal masih menjadi langganan banjir. Selain itu kondisi alam, terutama wilayah pegunungan juga rawan terhadap bencana longsor. “Kami mengakui pembangunan di Kendal cukup maju, namun tidak menampik adanya eksploitasi alam berdampak pada kerusakan yang bisa menimbulkan bencana,” katanya.


Sedangkan terkait dengan penyebaran Covid-19, dikatakan bahwa penyebaran Covid-19 di Kendal masih cukup tinggi, sehingga RSUD dr Soewondo dan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kabupaten Kendal yang menjadi rujukan utama pasien Covid-19 di Kendal harus mendapat perhatian. Saat ini Kendal berada di peringkat ketiga kasus Covid-19 di Jawa Tengah. Untuk itu  DPRD perlu mengambil langkan dengan solusi yang konkrit terhadap keseimbangan antara kondisi perkembangan covid dan kesiapan pemerintah daerah terhadap menyikapi permasalahan ini. “Saat ini anggaran untuk RSUD dr Soewondo hanya untuk tiga bulan ke depan, padahal saat ini kondisi penyebaran Covid-19 terus meningkat, sehingga harus diantisipasi supaya penanganan pasien tidak berhenti di tengah jalan, maka perlu ada penambahan anggaran,” jelasnya.

Menanggapi masukan tersebut, Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun mengatakan, potensi bencana alam, terutama bencana banjir masih menjadi ancaman yang serius di Kabupaten Kendal. Pasalnya di beberapa tempat masih menjadi langganan banjir. ” Kami akan segera melakukan koordinasi dengan Pemda, terutama BPBD untuk mengantisipasi terjadinya bencana,” ujarnya.

 
Sedangkan terkait dengan kondisi pandemi Covid-19, pihak dewan akan meminta kepada Satgas Penanganan Covid-19 harus lebih aktif lagi dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Juga Pemkab Kendal harus lebih meningkatkan pelayanan terhadap penanganan pasien Covid-19. “Memang kondisi pandemi saat ini masih mengkhawatirkan, maka pelayanan di rumah sakit harus disupport, seperti tenaga medis harus mendapat perhatian lebih,” katanya.

Rapat paripurna DPRD Kendal kali ini hanya dihadiri anggota dewan, sedangkan para pejabat eksekutif mengikuti secara virtual. Hal ini karena masih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mencegah penyebaran Covid-19. Ada tiga agenda rapat, yaitu pengumuman penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal terpilih dan pengumuman akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kendal periode 2016-2021. Kedua, penyampaian hasil reses tahap III pada masa sidang pertama tahun 2020. Ketiga, penyampaian laporan hasil kinerja DPRD Kendal masa sidang pertama dan pembukaan masa sidang kedua tahun 2021.