Angin Kencang di Kendal Rusak Puluhan Rumah dan Pohon Tumbang

Angin kencang di Kendal rusak puluhan rumah

0
148

Swarakendal.com : Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kendal pada Senin sore kemarin merusak sejumlah rumah dan pohon tumbang. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal yang terparah di Desa Pidodo Kulon Kecamatan Patebon tercatat ada 13 rumah rusak berat dan 16 rumah rusak ringan.

 

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kendal, Sigit Sulistyo mengatakan, Di Desa Pidodo Kulon hujan disertai angin kencang merusak puluhan rumah dan sejumlah pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa, namun jaringan listrik ada yang rusak terkena pohon tumbang. “Petugas kami sudah ke lokasi untuk menangani pohon yang tumbang, kami juga sudah mengirimkan bantuan logistik untuk warga yang terdampak angin kencang,” katanya.

 

Sigit mengatakan, pohon tumbang juga terjadi di beberapa tempat, seperti di Kelurahan Sijeruk, Langenharjo dan Kalibuntu. Juga terjadi di Desa Sumberagung Weleri, Rowosari, Gemuh dan Ringinarum. Petugas telah melakukan penanganan pohon tumbang, terutama yang melintang di jalan, karena mengganggu jalan. “Laporan yang kami terima, ada beberapa pohon tumbang dan meminta bantuan evakuasi pohon tumbang,” ujarnya.

 

Sigit mengatakan, laporan dari BMKG Provinsi yang diterima per tiga hari, untuk tiga hari ke depan diprediksikan masih terjadi hujan deras dan angin. Gelombang laut juga masih tinggi, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak bermain di tepi pantai. “Himbauan kami kepada masyarakat untuk memotong atau memangkas pohon yang rawan roboh, terutama yang berada di dekat rumah,” ujarnya.

Kepala Desa Pidodo Kulon, Didik Prastiawan mengatakan, ada sekitar 48 rumah rusak terdampak angin kencang yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kades mengimbau kepada seluruh warga untuk bergotong-royong membersihkan lingkungan sekitar rumah. “Kami minta kepada warga untuk memangkas ranting pohon guna mengantisipasi kerugian dan korban jiwa, karena sesuai informasi dari BMKG, prediksi sampai akhir Desember, cuaca buruk masih akan terjadi,” katanya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.