Ansor dan Fatayat Patebon Gelar Pengajian Budaya

0
538

Gelar Budaya Masyarakat Kampung meramaikan peringatan Harlah Anshor ke 82 dan Fatayat ke 66 Kec Patebon Seni malam 14 Maret 2016 di depan Balai Desa Sukolilan Patebon. Kyai Budi Harjono mengatakan, sangat tertarik dengan Pengajian yang dipadukan dengan seni budaya yang menyajikan teater, puisi, rebana, dan tari sufi. Menurutnya kegiatan budaya  karena bisa mencegah kemadharatan. “Seperti halnya NU yang telah mampu mengubah kebudayaan menjadi peradaban, di antaranya tradisi tahlil, manaqib dan barzanj,”katanya.
Demikian pula Kyai Syarifudin dari Rembang yang menggantikan Gus Mus juga merasa bangga dengan kegiatan positif yang dilakukan anak-anak muda, karena bisa mengharumkan bangsa. Melihat kondisi bangsa saat ini, menurut Kyai Syarif, saat ini Indonesia sedang krisis keyakinan dan krisis keteladanan. Kyai Syarifudin berharap para orang tua harus bisa memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya. Tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda juga harus bisa memberi contoh yang baik, atau mengajak anak-anak dalam kegiatan yang positif. “Kegiatan yang positif akan memberikan dampak baik,”katanya.

Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur juga tertarik dengan pengajian yang dikemas dalam Gelar Seni Budaya. Menurutnya, kegiatan seperti ini bisa membentengi budaya luar yang tidak sesuai dengan agam, bahkan bisa merubah aqidah. “Acara Pengajian Budaya seperti agar bisa dilestarikan,”ujarnya.

 

Ketua PAC GP Ansor Patebon, Sukarto mengatakan, Pengajian yang dipadukan dengan kesenian dimaksudkan agar bisa menarik semua lapisan masyarakat, sehingga misi NU akan tersampaikan ke semua masyarakat. “Pada intinya agar pengajian ini bisa membawa manfaat kepada masyarakat yang lebih luas,”harapnya.