Penuhi Permintaan Warga, Bupati Kendal Tutup TPA Pageruyung

Atas permintaan warga, Bupati Kendal tutup TPA Pageruyung.

0
343
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pageruyung di Desa Pagergunung mulai Senin 23 September 2019 ditutup. Kepastian penutupan TPA yang sudah beroperasi sekitar 15 tahun itu diperjelas setelah Bupati Kendal Mirna Annisa bertemu langsung dengan warga di Balai Desa setempat pada Selasa 24 September 2019.

Warga sekitar meminta TPA tersebut ditutup karena merasa terganggu dengan keberadaan timbunan sampah yang menimbulkan bau busuk dan asap yang terus mengepul ketika terbakar. Seperti disampaikan oleh seorang warga, Suparman, bahwa ketika musim kemarau, dirinya terkena batuk akibat debu-debu dari sampai tersebut.
“Setiap musim kemarau, penyakit batuk saya selalu kambuh,” ujarnya.
Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan, setelah penutupan ini, segera dilakukan pengurukan timbunan sampah untuk menghilangkan bau tidak sedap. Selain itu juga akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga sekitar. “Jadi, sesuai permintaan warga, TPA ini ditutup,” ucap Bupati Mirna yang disambut dengan tepuk tangan warga.
Dalam penanganan sampah, Bupati Mirna mengatakan telah meminta kepada seluruh kepala desa agar BUMDes yang dibentuknya mengelola bank sampah. Menurutnya, permasalahan sampah hanya disa ditangani jika masyarakat memiliki kesadaran dalam hal sampah, yaitu tidak membuang sampah sembarangan dan mau mendukung bank sampah. “Sejak dulu Saya telah meminta kepada semua desa supaya memiliki bank sampah,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ir. Sri Purwati mengatakan, paska penutupan TPA tersebut, maka untuk sementara pembuangan sampah akan dialihkan di TPA lama. Selanjutnya akan segera dicarikan tempat yang ideal dengan pengelolaan yang lebih baik. “Kami segera mencarikan solusi untuk mencarikan lokasi lain, sambil menunggu proses pembangunan TPA yang lebih baik,” katanya.