Balai Desa Tanjungmojo Kangkung akan Dipasang Fingerprint

Balai Desa Tanjungmojo Kangkung akan Dipasang Fingerprint

0
348

Swarakendal.com : Balai Desa Tanjungmojo Kecamatan Kangkung akan dipasang fingerprint untuk absensi kehadiran seluruh perangkatnya. Hal ini disampaikan Kepala Desa Tanjungmojo, Heru Waluyo usai dilantik sebagai kepala desa antar waktu, Kamis (24/2/2022) di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.

Pemasangan alat fingerprint ini merupakan salah satu program utama yang segera dilakukan, dengan tujuan untuk menerapkan disiplin internal. Pemberlakuan jam kerja mulai pukul 7 – 15.50 WIB. “Perangkat desa yang selama ini jam 9 bahkan belum kelihatan, jadi nanti saya akan menerapkan disiplin waktu sesuai peraturan dari Bupati, bahwa jam kerja kita jam 7 sampai 15.30 akan saya terapkan, jadi mungkin langkah saya akan memakai finger print,” katanya.

Program utama lainnya adalah segera merangkul semua pihak, terbelah akibat beda pilihan saat pilkades. Semuanya akan dirangkul untuk bersama-sama membangun desa yang lebih bagus. 

Heru Waluyo dilantik sebagai kepala desa antar waktu bersama dua kepala desa dari Desa  Mulyosari Kecamatan Sukorejo, Muhammad Haedarul Faizal Umam, dan Desa Karangmanggis Kecamatan Boja, Nur Salim. Bupati Kendal Dico Ganinduto melakukan pelantikan secara daring dari rumah dinasnya, karena sedang menjalani isolasi mandiri.  

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kendal, Sudaryanto mengatakan, tiga kepala desa menggantikan kepada desa sebelumnya yang diberhentikan karena meninggal dunia. “Secara normatif karena kepala desa sebelumnya diberitakan, nah diberhentikannya, karena meninggal dunia,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Kendal, Mohammad Toha mengatakan, pergantian kepala desa antar waktu ini agar tidak ada kekosongan pimpinan, sehingga bisa berjalan normal, Dengan demikian semua program dan kegiatan bisa dilaksanakan dengan baik. “Adanya pergantian antar waktu ini supaya tidak ada kekosongan dalam kekuasaan, sehingga desa tersebut bisa berjalan seperti biasa, semua program dan kegiatan tetap bisa dilaksanakan, karena kewenangannya juga sama dengan kepala desa yang terpilih dulu,” katanya.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, pemerintah desa harus berkolaborasi dengan pemkab, sehingga program-programnya sinkron dengan program pemerintah. Bupati meminta kepada kepala desa yang baru dilantik agar mempersiapkan program kerja yang kongkrit dan bisa menyelesaikan masalah yang ada. “Penanganan pengelolaan sampah dan stunting juga menjadi pekerjaan yang harus segera diselesaikan oleh kepala desa yang baru dilantik ini,” katanya. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.