Bawaslu Kendal Gelar Bimtek Pengawasan Tahapan Pilkada Tahun 2020

Bawaslu Kendal mengadakan Bimbingan Teknik Pengawasan Tahapan Pilkada Tahun 2020

0
510
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal mengadakan  bimbingan teknik Pengawasan Tahapan Pilkada tahun 2020, di Hotel Saeinn pada Senin (9/3/2020). Kegiatan ini diikuti Panwaslu Kecamatan se Kabupaten Kendal. Salah satu  materinya adalah bentuk pengawasan melalui kehumasan terkait dengan pengawasan bersifat dokumentasi.

Seperti kita ketahui, bahwa Kabupaten Kendal tercatat sebagai daerah yang memiliki Indek Kerawanan Pemilu (IKP) nomor  satu di  Jawa Tengah dan nomor dua  di Pulau Jawa  setelah Serang Banten. Kegiatan bintek ini untuk meningkatkan pengawasan Pilkada 2020 secara profesional dan maksimal.

Koordinator Divisi Hukun/Humas  dan Hubungan antar Lembaga, Bawaslu Kendal, Arif Mustofifin mengatakan, selama ini banyak  Pengawas  Pemilu  Kecamatan (Panwascam)  yang kerap mengunggah  foto yang  seharusnya  tak boleh dilakukan. Pasalnya, dengan  mengunggah foto atau  video dokumen pengawasan ke  media sosial (medsos), maka sama dengan menyebarkan hasil pengawasan Bawaslu pada  publik. “Ada  batasan yang  boleh  dan tidak boleh untuk diunggah di sembarang media  sosial. Bahan untuk kepentingan  pemberitaan pun ada yang rahasia  tidak diperkenankan  menggunakan dokumen  pengawasan,” katanya.

Dikatakan, tujuan  dari  bimbingan teknik untuk megantisipasi kerawanan politik dengan adanya penguatan kapasitas pengawasan tingkat kecamatan. Sehingga kerawanan di tingkat kecamatan bisa dicegah lebih dini sebelum terjadi sesuatu. Dalam pengawasan di era  digital, petugas pengawas tidak boleh sembarangan mengunggah dokumen di medsos, karena  dokumen pengawasan bersifat internal. “Bahkan masyarakat yang akan minta dokumen pun tidak begitu saja diberikan, tetapi harus mengetahui untuk apa kepentinganya,” ujarnya.

Diharapkan, dengan adanya bimbinan teknik tahapan pengawasan ini, maka Panwascam lebih mantap dalam memberikan  dukumen di medsos maupun masyarakat. Dengan demikian, maka angka kerawanan bisa ditekan seminimal mungkin. “Pengawasan sebagai upaya pencegahan dini terhadap terjadinya pelanggaran,” imbuhnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.