BPBD Kendal Gelar Apel Siaga Bencana

Apel siaga bencana BPBD Kendal

0
137

Swarakendal.com : Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki mengukuhkan 36 anggota Pol Airud Polres Kendal sebagai Relawan SAR Arnavat Polres Kendal, Kamis (3/11/2022). Pengukuhan bersamaan dengan Apel Siaga Bencana yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal.

Apel Siaga Bencana dihadiri petugas bencana dari BPBD, Satpol PP, TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan anggota Linmas. Juga dihadiri para relawan tanggap bencana, di antaranya Orari, Pramuka dan mahasiswa.
Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki mengucapkan terimakasih kepada Polres Kendal yang telah membentuk Relawan SAR Arnavat sebagai tim khusus yang bertugas dalam penanganan bencana. Dengan adanya tim khusus relawan dari Polri, maka akan bisa mengatasi hal-hal yang mungkin terjadi dalam kejadian bencana di Kabupaten Kendal. “Polres Kendal sudah membentuk tim relawan sendiri, ya Pemda berterimakasih kepada jajaran Polri,  sehingga peran serta seluruh stakeholder, khususnya Polri bisa mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi,” katanya.
Wabup Basuki mengatakan, Apel Siaga ini merupakan langkah Pemkab Kendal dalam mengantisipasi bencana alam di Kabupaten Kendal. Terutama pada musim hujan, semua pihak harus bersiap siaga, sehingga hal-hal yang mungkin terjadi bisa diatasi. “Kegiatan apel ini merupakan langkah preventif mengantisipasi bencana alam yang mungkin terjadi,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, Sigit Sulistyo mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh forum relawan penanggulangan bencana dan komunitas, terkait dengan kesiapan menghadapi musim hujan, agar lebih waspada. Apel Siaga ini untuk menyiapkan seluruh petugas dan relawan serta peralatan yang menunjang, manakala terjadi bencana, baik banjir, longsor maupun puting beliung. “Kondisi sekarang sudah memasuki November, sehingga harus selalu waspada, terutama untuk bencana hidro metrologi. Dengan segala peralatan yang ada untuk kesiapan mengantisipasi bencana, baik tanah longsor, banjir maupun puting beliung,” katanya.
Wilayah Kendal atas yang berada di eks Kawedanan Boja dan eks Kawedanan Selokan yang kondisinya perbukitan, termasuk daerah yang rawan banjir bandang dan longsor. Wilayah eks Kawedanan Boja meliputi Kecamatan Boja, Limbangan dan Singorojo. Wilayah eks Kawedanan Selokaton meliputi Kecamatan Sukorejo, Patean, Plantungan dan Pageruyung.
Untuk wilayah Kendal bawah merupakan wilayah Pantura cukup rawan dengan bencana banjir. Bencana banjir bisa diakibatkan sungai meluap maupun kondisi laut yang mengalami pasang atau rob.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.