BPS Kendal akan Rekrut Seribu Petugas Sensus

1
1279

Swarakendal.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal akan merekrut sekitar 1.000 petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2016. Kepala BPS Kendal Sugita mengatakan, untuk perekrutan petugas sensus, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak kecamatan dan desa/kelurahan.  Kerjasama ini dilakukan, karena pihak kecamatan atau desa/kelurahan dianggap lebih mengetahui warga setempat yang memiliki kemampuan menjadi petugas. “Tetap dilakukan seleksi. supaya mendapatkan petugas yang benar-benar berkualitas,”katanya.Sesus Ekonomi 2016 akan dilaksanakan serentak secara nasional pada 1-31 Mei 2016. Menurut Sugita, Sensus Ekonomi merupakan sensus yang paling rumit, di antara sensus lainya seperti Sensus Penduduk dan Sensus Pertanian. Seperti halnya Sensus Penduduk dan Sensus Pertanian, Sensus Ekonomi juga dlakukan tiap 10 tahun sekali, dan Sensus Ekonomi 2016 merupakan Sensus Ekonomi yang keempat. Pada Sensus Ekonomi, tidak semua kepala keluarga didata atau disensus, tetapi difokuskan pada pendataan lengkap seluruh kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia, kecuali sektor pertanian. Pasalnya, sudah ada Sensus Pertanian yang dilakukan khusus tersendiri. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan, perencanaan dan evaluasi pembangunan.

Sugita menjelaskan, ada 19 sektor yang akan didata, di antaranya pertambangan dan penggalian, konstruksi, perdagangan, keuangan, termasuk pendidikan, kesenian dan hiburan, serta aktivitas pelayanan lainnya. Intinya adalah semua pelaku usaha yang baik perusahaan, pemerintah, rumah tangga, dan lembaga non profit. “Yang akan ditanyakan di antaranya tentang nama, alamat, kegiatan utama, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, jaringan perusahaan, nilai pengeluaran usaha, nilai pendapatan usaha, permodalan, kendala dan prospek usaha,”jelasnya.

Walaupun pelaksanaan Sensus Ekonomi pada Mei 2016, namun persiapannya sudah dimulai, seperti sosialisasi kepada masyarakat yang diadakan di Ruang Pertemuan Tirtoarum Baru Kendal Rabu (25/11). Menurut Sugita, sosialisasi akan terus dilakukan, baik secara langsung kepada masyarakat, maupun melalui media, seperti televisi dan spanduk-spanduk di tempat-tempat strategis.

Sekda Kendal Bambang Dwiyono saat pembuka acara sosialisasi berharap kepada masyarakat supaya memberikan keterangan yang benar kepada petugas, sebab manfaat sensus sangat besar. Bagi pemerintah, manfaatnya sebagai landasan perencanaan dan pengambilan kebijakan serta evaluasi kagiatan. Bagi pelaku usaha, manfaatnya untuk mengetahui posisi dan peluang usaha, serta daya saing usaha. Bagi peneliti atau akademisi, manfaatnya sebagai bahan penelitian ilmiah dan pengamatan bidang ekonomi. Dab bagi masyarakat, nantinya akan menerima manfaat dari kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah. “Jadi, jika datanya salah, maka kebijakan yang diambil juga bisa salah,”katanya.  (Ab)