Bupati Kendal Canangkan Sekolah Bebas Pungutan dan Korupsi

0
676

Dinas Pendidikan Kab Kendal melaunching Gerakan Sekolah Bebas Pungutan dan Antikorupsi. Launching dilakukan di Pendopo Kab Kendal Rabu (15/6/2016) mengundang Gumilar Pranawilaga, Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Deputi Bidang Pencegahan dari KPK.

Bupati Kendal dr Mirna Annisa yang melaunching gerakan ini meminta agar sekolah-sekolah tidak melakukan pungutan dan berbuat korupsi. Bupati mengatakan, sebagai pendidik harus menjadi contoh bagi anak didiknya untuk tidak berbuat korupsi. “Jika penanaman nilai-nilai antikorupsi selalu ditanamkan,   maka akan tercipta generasi yang berintegritas dan antikorupsi,”harapnya.

Sementara itu Gumelar mengatakan, sekolah harus selalu menanamkan nilai-nilai kejujuran dan disiplin kepada anak-anak.  Pastinya, jika nilai-nilai itu ditanamkan terus sejak dini, maka akan tertanam hingga dewasa kelak. Menurutnya, korupsi itu tidak hanya uang, tapi perilaku yang tidak jujur dan disiplin, seperti terlamabat masuk sekolah, melanggar lalulintas juga termasuk bagian dari korupsi. “Mencegah korupsi tidak cukup satu atau dua tahun. Dengan penanaman sejak dini, maka sikap itu akan tertanam hingga dewasa,”katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kendal Drs Muryono MPd mengatakan, gerakan ini sebagai upaya mempersiapkan generasi yang antikorupsi. Dengan lauching ini, diharapkan tidak ada lagi sekolah yang melakukan pungutan dan korupsi. Gerakan awal ini dimulai dengan pemasangan spanduk “Sekolah Kami Bebas Pungutan dan Korupsi” di lima sekolah. Selain itu, akan dinuka Kantin Kejujuran di sekolah-sekolah. “Untuk Kantin, sementara ini hanya ada di tiga sekolah, nantinya akan didirikan di semua sekolah”,ujarnya.

Launching ini dihadiri kepala sekolah tingkat SD, SMP, SMA, SMK, beserta Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan dan Kepala UPTD Pendidikan se Kab Kendal.