Bupati Kendal segera Atasi Kelangkaan Solar Subsidi Nelayan

Bupati Kendal segera Atasi Kelangkaan Solar Subsidi Nelayan

0
149

Swarakendal.com : Bupati Kendal segera mengupayakan solusi untuk mengatasi kelangkaan solar yang dialami para nelayan di Kabupaten Kendal sejak akhir Juli lalu. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kendal Hudi Sambodo, Selasa (10/8/2021).


Kelangkaan solar subsidi bagi para nelayan ini disebabkan kuota solar subsidi dari pemerintah yang terbatas. Pada tahun 2021 ini, pemerintah melalui BPH Migas hanya menyetujui 7.150 kilo liter, padahal yang diajukan Pemkab Kendal sesuai kebutuhan nelayan sebesar 11.400 kilo liter. “Pemerintah hanya memberikan 7.150 kilo liter atau sekitar 60 persen dari kebutuhan selama satu tahun,” jelasnya.

Hudi mengatakan, untuk mengatasi masalah kelangkaan solar nelayan ini, Bupati Kendal akan meminta tambahan kuota solar subsidi kepada pemerintah sesuai kebutuhan yang diajukan.  “Bupati segera meminta tambahan kuota solar subsidi sesuai kebutuhan,” katanya.

Di Kabupaten Kendal hanya ada dua SPBN, yaitu di Tawang dan Bandengan. Dua SPBN itu melayang jumlah nelayan di Kabupaten Kendal sebanyak 10 ribu lebih. Maka untuk mengurangi antrian, pihak Pemkab Kendal telah melakukan mou dengan Pertamina agar para nelayan yang jauh dari SPBN bisa dilayani di SPBU yang ditunjuk dengan harga subsidi. Para nelayan yang akan membeli solar subsidi harus membawa surat rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan. Pembelian juga dibatasi susuai yang direkomendasikan. “Nelayan bisa membeli solar di SPBU yang ditunjuk dengan harga subsidi, karena sudah ada MoU antara Pemkab dengan Pertamina,” jelasnya.

Adanya kelangkaan solar subsidi ini membuat para nelayan harus mengantri berjam-jam, sejak pukul lima pagi sampai siang, bahkan sore. Seperti dialami oleh Yani, yang mengantri solar mewakili suaminya yang sedang melaut. “Datang jam 5 pagi untuk mendapatkan surat rekomendasi jatah solar, lalu jam 8 ambil nomor antrian, sampai sekarang belum dapat giliran,” katanya.