Desa Karangdowo Weleri akan Buat Taman RTH yang Dilengkapi Perpustakaan dan Pusat Kuliner

Potensi Desa Karangdowo Kecamatan Weleri

0
1318

Desa Karangdowo Kecamatan Weleri ternyata masuk 100 desa terbaik di Indonesia tahun 2018 dalam index desa membangun yang berada di posisi ke-62. Prestasi yang luar biasa ini bisa dilihat dari program desa yang sudah dilaksanakan maupun program desa ke depan.  Pihak desa selalu memberikan mensupport kepada kegiatan positif masyarakat, baik kepada PKK maupun karang taruna.

BUMDes yang berdiri sejak tahun 2017 memiliki beberapa unit usaha, yaitu jasa angkut sampah warga, pelayanan air bersih dan budidaya jamur tiram.

Di Desa Karangdowo juga ada sanggar belajar yang kegiatannya memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak di luar jam sekolah. Bimbingan belajar ini gratis, karena difasilitasi oleh desa.

Walaupun Desa Karangdowo memiliki area persawahan yang cukup luas, namun sebagian besar warganya berprofesi sebagai pedagang. Hal ini karena Desa Karangdowo berada di pusat kota kecamatan yang memiliki pasar terbesar di Kabupaten Kendal. Selain berdagang di pasar dan membuka toko di kota, banyak juga warga yang menekuni UMKM.
Sekretaris Desa Karangdowo, Hanif Darussalam mengatakan, ke depan akan memberdayakan karang taruna. Jika selama ini karang taruna fokus pada kegiatan seperti olahraga, maka ke depan agar karang taruna memiliki usaha yang dikelola sendiri. “Usaha yang dikelola karang taruna ini, selain sebagai sumber pemasukan bagi karang taruna, juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi pemuda,” jelasnya.
Dikatakan, untuk inovasi des ke depan, pihak desa akan membuat taman sebagai ruang terbuka hijau yang bisa dimanfaatkan oleh warga. Taman tersebut akan dilengkapi arena bermain anak, perpustakaan dan pusat kuliner. “Di RTH juga akan diberi fasilitas wifi gratis,” katanya.
Untuk meningkatkan kesejahteraan warga, piahk desa akan menggalakkan budidaya tanaman hidroponik di rumah-rumah warga. Pihak desa juga membina pelaku UMKM agar semakin berkembang, di antaranya dengan memberikan bantuan modal. “Di sini ada 233 pelaku UMKM yang sudah didata,” pungkasnya.