Desa Sidomukti Weleri Gelar Bazar Takjil

Desa Sidomukti Weleri Gelar Bazar Takjil

0
158

Swarakendal.com : Sebanyak 40 pedagang ikut meramaikan Bazar Takjil UMKM yang digelar sejak awal Ramadhan ini. Kegiatan bazar ini digelar oleh Pemerintah Desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lancar Manunggal Desa Sidomukti selama tujuh hari 3 – 9 April 2022. 

Produk yang digelar sebagian besar berupa aneka jajanan, seperti pepes ikan, siomay, martabak dan aneka jajanan lainnya, juga aneka minuman seperti dawet dan es buah. Acara bazar  juga diisi dengan hiburan organ tunggal dan kesenian tradisional. Kegiatan Bazar ini dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB malam. 

Tokoh masyarakat Desa Sidomukti, Sugiyanto, selaku penyelenggara mengatakan, kegiatan ini untuk memotivasi para pedagang UMKM lokal Desa Sidomukti. Meski kegiatan diadakan dadakan, namun bisa berjalan sukses dan meriah. Harapan kedepannya bisa lebih meriah dan diikuti lebih banyak lagi. 

“Kami selaku penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung kegiatan ini. Semoga di tahun berikutnya kita bisa menggelar acara seperti ini dengan lebih meriah,” ungkapnya. 

Ketua Panitia, Yusuf Effendi yang juga selaku Direktur BUMDes Lancar Manunggal menambahkan, kegiatan ini untuk mengangkat pelaku UMKM Desa Sidomukti, yang selama ini pendapatannya menurun akibat dampak pandemi. Harapannya para pelaku UMKM Desa Sidomukti bisa bangkit dan semangat lagi. “Kegiatan ini, juga untuk memeriahkan Ramadhan 1443 hijriyah,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Desa Sidomukti, Benny Adhe Putranto mendukung kegiatan bazar UMKM ini untuk menumbuhkan semangat pelaku UMKM di desanya. Harapannya bisa menjadi embrio untuk kegiatan-kegiatan seperti ini di tahun yang akan datang. “Ya kegiatan bazar ini dadakan saja,  karena ada dukungan dari tokoh masyarakat dan juga BUMDes Lancar Manunggal, sehingga bisa dilaksanakan dan lancar,” katanya.

Sementara itu salah seorang pedagang, Anita Anggraeni mengaku senang dengan adanya kegiatan bazar ini. Ia berharap, untuk ke depan, panitia penyelenggara bisa mendata pedagang yang akan ikut berjualan, supaya dagangannya tidak sama dan bervariasi. “Tapi secara keseluruhan sudah bagus sih,” ujarnya.