Dispendukcapil Kendal Kebut Tuntaskan Cetak eKTP

Dispendukcapil Kendal kebut tuntaskan cetak eKTP

1
2038

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kendal akan mempercepat pencetakan eKTP. Staf Dispendukcapil, Akim mengatakan, saat ini ada sekitar 63.000 pemohon cetak eKTP di Kabupaten Kendal yang masih menunggu. Dikatakan, sejak pencetakan e KTP diserahkan ke daerah mulai 16 Juli 2016, untuk Kab Kendal tercatat ada sekitar 100 ribu lebih pemohon cetak eKTP. “Sebanyak 37.624 sudah dicetak, sehingga sisanya sebanyak 63.000 pemohon yang belum dicetak,”katanya.

Akim mengatakan, terlambatnya pencetakan eKTP, karena terbatasnya jumlah alat pencetak eKTP dan terbatasnya tenaga pencetaknya. Dispendukcapil hanya memiliki 3 alat pencetak yang kapasitas per alatnya hanya mampu mencetak 80-90 unit per hari. Jumlah tenaga pencetaknya juga terbatas, hanya 3 orang. Padahal 3 orang tersebut, tidak hanya bertugas mencetak eKTP, tapi juga memiliki tugas lain, seperti melakukan perekaman di luar, bahkan ikut menangani pengiriman eKTP. “Kami sudah maksimal, tapi jumlah tenaganya yang terbatas,”ujarnya.

Kepala Dispendukcapil Kendal, Bambang Dwiono mengatakan, akan segera menyelesaikan pencetakan eKTP supaya cepat habis, sehingga tidak ada lagi pemohon yang menunggu terlalu lama. Upaya yang dilakukan adalah akan memfokuskan tenaga pencetak untuk fokus pada tugas pencetakan. “Petugas cetak tidak akan dibebani tugas lain, supaya fokus tugasnya hanya mencetak eKTP,”ujarnya.

Dispendukcapil juga akan menyelesaikan warga yang belum melakukan perekaman data eKTP. Dari 731.942 warga wajib EKTP,  ternyata masih ada  yang belum melakukan perekaman data eKTP sebanyak 69.751 orang. Langkah yang dilakukan untuk menuntaskan perekaman data EKTP yaitu dengan jemput bola dan melakukan pelayanan rekam data eKTP pada event-event tertentu. Bahkan hari Sabtu yang seharusnya libur, tapi tetap membuka pelayanan, walau hanya sampai pukul 11 siang. “Jemput bola sudah rutin dilakukan tiap minggunya, juga membuka pelayanan rekam data eKTP, seperti pada event Kendal Explore dan event lainnya,”katanya.

1 KOMENTAR

  1. Udah tau penyebabnya kenapa ga dilakukan perbaikan??? Nunggu siapa?
    Nunggu masyarakat marah? Mesin bisa dibeli, tenaga ? byk … Cuma bikin
    KTP aja repotnya kayak urus bencana alam… Ini hal sepele tapi bikin
    masyarakat marah !!!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.