Gedung Perpustakaan Daerah Kendal Dibangun dengan Desain Modern dan Ikonik

Gedung Perpustakaan Daerah Kendal Dibangun dengan Desain Modern dan Ikonik

0
72

Swarakendal.com : Kabupaten Kendal di tahun 2021 ini bakal memiliki Gedung Perpustakaan Daerah yang cukup megah di Kelurahan Karangsari Kecamatan Kendal. Ground Breaking atau peletakan batu pertama pembangunan proyek tersebut dilakukan oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-416, Rabu 28 Juli 2021. Dana pembangunan gedung tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 10 miliar.

 
Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, konsep bangunan gedung mengusung tema The Light Library, yang terinspirasi dari asal nama pohon kendal yang artinya bercahaya. Dengan The light library ini, perpustakaan ini diharapkan dapat mencerahkan masa depan sumber daya manusia Kabupaten Kendal. “Ke depan akan terus dikembangkan agar banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya untuk meningkatkan literasi masyarakat Kendal untuk bisa membaca, belajar dan bekerja yang lebih baik,” katanya.

 
Dikatakan, desain gedung dibuat secara modern dan ikonik, sehingga memberikan ciri khas bagi Kendal. Dengan konsep gedung yang terbuka, sehingga akan mempermudah sirkulasi udara dan memaksimalkan pencahayaan sinar matahari, sehingga hemat energi dan menyesuaikan konsep era new normal. “Desain gedung ini ada perubahan dari desain awal, dengan desain yang modern dan iconik,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kendal, Achmad Ircham Chalid mengatakan, gedung perpustakaan ini dibangun dengan dua lantai di atas tanah seluas 4.606 meter persegi. Luas bangunan lantai satu seluas 1.152 meter persegi, dan lantai dua seluas 932 meter persegi. Terdiri dari ruang baca umum, ruang baca digital, ruang diskusi, ruang baca lansia, ruang pameran, ruang baca anak, ruang podcast, serta dilengkapi dengan mushola, ruang baca referensi, ruang pustakawan, ruang pertemuan dan ruang audio visual. . Perpustakaan ini juga ramah disabilitas dan dengan adanya co working space sebagai ruang kreatif generasi muda Kendal.


“Tahun depan akan ada penambahan koleksi ebook, karena jumlahnya masih kurang. Untuk fasilitas, seperti ruang audio visual dibuat seperti mini bioskop supaya menarik bagi milenial untuk datang ke perpustakaan,” katanya.