Guru-guru PAUD Kendal Ikuti Workshop Penerapan Kurikulum 2013

Workhsop kurikulum 2013 guru Paud Kendal 2017

0
2091

Seorang guru PAUD atau TK harus total ketika menghapi anak-anak dalam kelas. Guru tidak sekedar memberikan materi pelajaran, tapi harus bisa tampil menjadi sosok yang bisa membuat anak menjadi anak yang berkepribadian utuh. Hal ini disampaikan oleh Pakar Pendidikan Paud, Bunda Esterina Lasepta SE saat Sosialisasi dan Bedah Buku Kurikulum 2013 Tematik Terpadu yang diikuti guru-guru Paud di Kab Kendal, Kamis (13/4/2017) di Pendopo Kabupaten Kendal. “Guru harus mengeluarkan semua kemampuan secara total,”katanya.

Menurut Bunda Esterina, seorang guru harus  mempersiapkan program pengajaran, baik program harian, program mingguan, program bulanan dan program semesteran. Namun fakta masih banyak guru yang tidak mempersiapkan program pengajaran. Hal ini terjadi bisa karena malas, tidak punya waktu dan masih bingung membuat programnya. Yang terpenting ada kemauan dan kreatif, sehingga tidak asal copy paste saja. “Melalui buku yang dibedah ini, para guru tidak lagi merasa bingung membuat program, sebab diberikan contoh atau praktek langsung. Melalui buku ini guru akan mudah memahami penerapan Kurikulum 2013 dengan baik,”ujarnya.

Pada kegiatan itu Bunda Esterina membedah buku  karyanya yang berisi 12 trik menjadi guru cerdas, energik, menarik, menyenangkan melalui 3 Program Guru di Kelas, untuk menghasilkan anak-anak dengan sikap positif dan kemampuan yang komplek. Dikatakan, dalam proses pengajaran sesuai Kurikulum 2013 meliputi kegiatan awal (apersepsi), kegiatan inti (scientific) dan kegiatan akhir. Pada kegiatan awal ini seorang guru harus bisa berperan sebagai penulis skenario, sutradara dan ketika mengajar harus menjadi artis. “Seorang artis itu harus total, sehingga anak-anak menjadi tertarik,”katanya.

Selain itu, guru juga harus berperan sebagai pengacara, yang bisa menggali potensi anak. Kemudian guru harus berperan sebagai olahragawan yang harus total bergerak supaya anak-anak akan mengikuti. Guru juga harus berperan sebagai ilmuwan yang akan menggali anak-anak yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu. “Yang paling penting, sebagai guru itu tidak boleh mengeluh, karena bisa memanfaatkan kekayaan yang ada di sekitar sebagai media untuk pembelajaran dan harus total yaitu tidak boleh jaim, tapi harus memberikan yang terbaik dengan ekspresi yang tuntas,”jelasnya.

Dimas Anafaldi selaku koordinator penyelenggara kegiatan mengatakan, buku yang dibedah adalah Buku Panduan Tematik Kurikulum 2013 khusus untuk PAUD. Dikatakan, penerapan ilmu sejak dini sangat dibutuhkan, karena orang-orang sukses itu berawal dari penerapan ilmu yang sudah dilakukan sejak dini. “Buku ini untuk memermudah penerapan Kurikulum 2013,”katanya.