Harga Bawang Merah di Kendal Anjlok

Harga Bawang Merah di Kendal Anjlok

0
1122

Harga bawang merah di Kendal saat ini turun drastis. Padahal saat ini tidak dalam masa panen yang melimpah. Seperti di Desa Kedung Gading Kec Ringinarum, panen bawang merah saat ini tergolong tidak begitu banyak, karena sebagian besar para petani menanam padi.

Kepala Desa Kedung Gading Budiono mengatakan, di desanya termasuk sentra tanaman bawang merah, namun saat ini bukan masa panen raya. Para petani pun tidak begitu tahu penyebab anjloknya harga bawang merah di saat panen tidak melimpah.  Kades Budi mengatakan, untuk mengurangi kerugian, para petani tidak menjual seluruh hasil panennya, namun sebagian disimpan untuk bibit. “Petani terpaksa menjual dengan harga rendah, karena harus membayar angsuran ke bank, karena hampir semua petani, pinjam ke bank untuk modal menanam,”katanya.

Anggpta Fraksi Partai Gerindra Kendal, Annurochim mengatakan, merasa heran dengan anjloknya harga bawang merah di Kendal saat ini karena kondisi tidak masa panen yang melimpah. Ia mengatakan, jika anjloknya harga bawang merah karena adanya bawang impor, maka hal itu sangat disayangkan, karena menyebabkan para petani mengalami kerugian. Annurochim mengatakan, bukan hanya para petani yang mengalami kerugian, tapi para pedagang bawang merah juga ikut mengalami kerugian. Seperti yang dialami oleh pedagang bawang merah dari Dusun Sendang Kacangan Desa Sendang Dawung Kec Kangkung, Kurozi. Ia membeli bawang dari petani Rp 6.000, namun ketika dijual di Pasar Johar, justru hanya laku Rp 4.000, akibatnya mengalami kerugian yang cukup besar. “Saya harap pemerintah bisa mengatasi masalah harga, supaya petani tidak rugi,”ujarnya.