Harga Gabah di Kendal Anjlok

Harga Gabah di Kendal Anjlok

0
118

Harga gabah padi di Kabupaten Kendal pada masa panen saat ini anjlok. Para petani pun banyak yang mengalami kerugian. Pasalnya, selain harga turun, produksi panen juga turun, akibat terkena banjir beberapa waktu lalu. Ditambah lagi dengan naiknya harga pupuk bersubsidi ketika masih ditanam, akibat mengalami kelangkaan.

Seorang pedagang gabah di Patebon Kendal, Zaeni mengatakan, pada masa panen kali ini harga gabah bersih per kuintal hanya sekitar Rp 300 ribu. Padahal harga normal biasanya di atas Rp 400 ribu per kuintal. Produksi hasil panen juga menurun, hanya sekitar 5 ton per hektar, padahal jika dalam kondisi normal per hektar bisa mencapai 7 ton. 
“Petani benar-benar rugi, selain harga gabah terjun bebas, hanya 300 ribu per kuintal, hasil panen juga turun, belum lagi harga pupuk bersubsidi sangat mahal,” kata Zaeni.

Menurut Sunarto, petani di Desa Jambearum Kecamatan Patebon, turunnya produksi panen tanaman padi kali ini, karena pengaruh cuaca yang sering turun hujan hingga terkena banjir. Akibatnya berpengaruh pada kualitas gabah menjadi kurang bagus. “Hasil panen turun karena cuaca sering hujan, tanaman padi saya juga kena banjir, jadi kualitas padi seperti ini, tidak penuh,” ujarnya.

Saat ini tanaman padi di Kabupaten Kendal sebagian besar sedang masa panen. Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, mengakibatkan tanaman padi yang terkena banjir mengalami kerusakan, sehingga berpengaruh terhadap kualitas panennya.