Harga Gula Pasir di Pasar Cepiring sudah Tembus Rp. 16.500 per Kilogram

Harga gula pasir di Cepiring Kendal terus naik

0
967
Harga gula pasir di Pasar tradisional Cepiring Kendal pada Kamis 12 Maret 2020 sudah mencapai 16.500 rupiah per kilogram. Menurut Khasanah, pedagang di Pasar tradisional Cepiring, naiknya harga gula pasir secara drastis, sejak dua pekan lalu, dari 14 ribu menjadi 16.500 per kilogram.

 “Naiknya harga gula pasir ini karena stok gula pasir makin sedikit,” katanya.
Berdasarkan pantauan dari Dinas Perdagangan Kendal, harga gula pasir di Kendal mulai berangsur naik sejak Desember 2019 lalu, yaitu sebesar 12 ribu per kilogram. Pada bulan Januari  2020 naik menjadi 13 ribu per kilogram, kemudian pada Februari naik lagi ke 14 ribu dan pada Maret ini mencapai 16.500 rupiah per kilogram.
Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Ir. Subaedi mengatakan, stok gula pasir di Kendal saat ini belum aman. Pasalnya, berdasarkan pantauan di pabrik gula PT IGN Cepiring pada empat hari yang lalu hanya 16 ton. “Kalau stok gula pasir di Toko Waring Kendal masih ada 30 ton,” katanya.
Dikatakan, untuk memenuhi kebutuhan gula di Kabupaten Kendal menjelang Lebaran nanti, pihaknya telah berkoordinasi dengan provinsi.  Rencananya akan mengadakan operasi pasar, tetapi hanya di daerah yang berada di garis miskin.  “Kami bersama Bulog Jateng terus berupaya menjaga agar stok gula pasir tetap ada,” katanya.
Direktur PT IGN Cepiring, Burhan Muhtadi mengatakan, stok gula saat ini di pabrik sudah kosong. Untuk itu pihaknya berharap kepada Pemerintah Pusat melalui Menteri Perdagangan, agar segera memberikan izin impor raw sugar. Pasalnya, masa giling tebu baru bisa mulai pada bulan Juni mendatang. “Kami sedang meminta kepada Meteri Perdagangan agar bisa mendatangkan sugar raw dari luar negeri, supaya pabrik bisa berproduksi,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.