Harga Kedelai di Kendal Tembus Rp 14 Ribu/Kilogram

Harga kedelai di Kendal tembus 14 ribu

0
107

Swarakendal.com : Harga kedelai di Kendal tembus di atas 14.000 rupiah per kilogram sejak setengah bulan lalu. Padahal pada akhir September lalu masih di bawah 13.000 per kilogram. Melambungnya harga kedelai membuat perajin tahu di Kendal Kelimpungan. Pasalnya, belum lama ini sudah menaikkan harga tahu, ketika harga kedelai masih 12 ribu per kilogram, sehingga tidak mungkin menaikkan lagi harga jual tahu.

Seperti dituturkan Sugeng, perajin tahu di Kota Kendal, harga kedelai pada pekan lalu sudah mencapai 14.250 rupiah per kilogram. Sementara ini hanya bisa bertahan, meski harus mengurangi produksinya. Ketika kondisi normal, per hari bisa memproduksi di atas 30 drum tahu, namun untuk saat ini hanya mampu produksi di bawah 30 drum tahu. Harga satu drum tahu sekarang 230 ribu. Harga ini sudah dinaikkan beberapa bulan lalu, yang per drum masih 200 ribu rupiah. “Produksi jelas turun, kalau sekarang bisa 20 drum sampai 25 drum sudah bagus,” ujarnya.

Sugeng mengatakan, saat ini memang sudah ada subsidi harga kedelai dari pemerintah sebesar 1000 per kilogram. Namun pemberian subsidi harga kedelai ini dibatasi. Pemberian subsidi pun tidak tentu, sehingga tidak bisa diandalkan. “Subsidi itu belum bisa dipastikan, dan jumlahnya sedikit,” katanya.

Sementara itu, Sulastri, penjual nasi di Cepiring mengatakan, harga tahu dan tempe sudah naik lagi mulai pekan ini. Harga tahu per 10 biji yang biasanya 6000 rupiah, naik menjadi 7000 rupiah. Harga tempat yang biasanya 5000 naik menjadi 6000. “Kalau tahu, per sepuluh biji, sekarang tujuh ribu, tadinya kan enam ribu, kalau tempe tadinya lima ribu, sekarang enam ribu yang kotak itu,” jelasnya.

Bagi Sulastri tidak mempermasalahkan naiknya harga tahu maupun tempe. Pasalnya, naiknya harga tahu dan tempe hanya mengikuti harga kedelai yang naik, supaya perajin tahu dan tempe bisa mendapatkan untung. “Biarin aja naik, gak papa, kan dia juga cari untung,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.