Hari Santri, Dorong Perda Madin segera Terwujud

0
790

Peringatan Hari Santri Nasional tidak sekedar menggelar kemeriahan, namun harus bisa mendorong untuk mewujudkan apa-apa yang dicita-citakan santri. Hal ini dikatakan Ketua Panitia Hari Santri Nasional tingkat Kab Kendal Basyar Rohman saat acara Mlaku bareng Santri di Alun-alun Kendal Kamis (22/10).

Keinginan santri, menurut Basyar yang nyantri di Pondok Pesantren Manhik Kaliwungu, di antaranya ingin Perda Madrasah Diniyah (Madin) segera diwujudkan, salah satunya tentang kesejahteraan guru-guru madrasah. Juga meminta agar anak yang akan melanjutkan ke sekolah menengah supaya wajib memiliki sertipikat atau ijazah TPQ atau Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) sebagai bukti jika anak tersebut minimal sudah pandai membaca Al Quran. “Kami ingin Perda Madin segera terwujud,”tegasnya.

Jalan Sehat atau Mlaku bareng Santri se Kab Kendal ini digawangi putra-putra kyai atau Gus dari 260 pondok pesantren yang ada di Kab Kendal. Acara ini diikuti sekitar 20 ribu santri mengelilingi kota Kendal sepanjang 3 kilo meter  yang dipusatkan di Alun-alun Kendal. Selain Jalan Sehat, sebelumnya juga digelar kegiatan istighosah, seminar kebangsaan dan parade rebana yang diikuti 25 pesantern. “Jalan Sehat atau Mlaku bareng Santri ini merupakan puncaknya peringatan Hari Santri Nasional,”katanya.

Ahmad Munib Sekt Robitoh Ma’had Indonesia (RMI) Kab Kendal berharap dengan Hari Santr Hari Santri ini moment untuk go publik, sehingga keberadaannya lebih dikenal dan lebih terbuka di masyarakat. (A)