Jembatan Kaliputih Putus Lagi Diterjang Banjir

0
722

Akibat banjir bandang pada Selasa (12/4/2016) sore, Jembatan darurat di Dukuh Slentho Desa  Kaliputih Kecamatan Singorojo Kendal kembali putus. Tidak ada korban jiwa, namun  dengan putusnya jembatan  membuat warga kaliputih terisolir karena jembatan tersebut  satu-satunya penghubung Desa Kaliputih dengan pusat kota Kecamatan  Singorojo.

Tim SAR Bahurekso bersama  Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal Rabu (13/4/2016) pagi meninjau laokasi untuk menangani   jembatan sementara.  Plt Pelaksana BPBD Kabupaten Kendal Slamet mengatakan, jembatan tersebut  sudah putus  akibat banjir bandang  bulan lalu namun  pemerintah baru membuatkan jembatan darurat.

“Belum lama jembatan di situ putus dan sudah dibuatkan jembatan darurat, namun ada banjir bandang lagi, jembatan putus lagi karena tiang penyangganya tidak kuat terkena arus sungai” ujar Slamet.

Slamet mengatakan,  jembatan Kaliputih dengan panjang 30 meter dan lebar 2,5 meter pada Maret silam putus sepanjang 8 meter  akibat tiyang peyangga beton di bagian utara roboh karena tidak kuat menahan derasnya air. Pada saat itu diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Akibat kejadian itu sebagian tanaman padi milik warga rusak terkena banjir. Juga sebuah bangunan bengkel sepeda motor dan dua kendaraan motor milik warga bernama Ngateno (28), di RT04/RW 02 Desa Kaliputih hanyut terbawa banjir Kaliputih.

Pada waktu hampir bersamaan, di Desa  Sidodadi kecamatan Patean kendal juga terjadi angin puting beliung.  Sedikitnya ada 22 rumah warga  Dusun Rembes, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean rusak pada bagian atapnya akibat disapu angin puting beliung. Slamet menambahkan, selain merusak atap-atap rumah warga, dampak lainya bencana angin puting beliung  juga menumbangkan banyak pepohonan.

“Berdasar pengecekan kami dilapangan ada 22 rumah warga yang atapnya porak poranda. Sebagai antisipasi bahaya aliran listrik, kami sudah sudah menghubungi PLN guna dilakukan pemadaman. Sebab, sebagian pohon yang tumbang mengenai kabel listrik dan membahayakan,”ujarnya.