Jumlah Panwaskab pada Pemilu 2018 nanti menjadi 5 orang

Jumlah Panwaskab pada Pemilu 2018 menjadi 5 orang

0
769
Jumlah pengawas pemilu tingkat kabupaten untuk Pemilihan Umum serentak 2019 menjadi lima orang. Namun jumlah panwaskab menjadi lima orang akan dimulai bulan  Agustus  2018. Selain itu, namanya akan berganti menjadi Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten. Hal ini karena sistemnya  berubah, yang tadinya  sisten  adhock, akan menjadi sistem Komisioner Bawaslu yang mempunyai masa kerja  selama  5 tahun  seperti halnya komisioner  KPU.

“Untuk saat ini kita masih menggunakan undang-undang nomor 15 tahun 2011 dalam pelantikan ini yang mana satu kabupaten hanya 3 orang,” kata  Sri  Sumanta saat memberikan materi Sosialisasi Pemilu 2019 di Hotel Sae Inn kemarin.
Anggota Bawaslu Provinsi Jateng, Sri Sumanta mengatakan, penerapan Undang-undang Nomor 7 tahun 2017, akan diterapkan mulai tahun 2018. Dengan demikian, Bawaslu Provinsi  Jateng akan menerapkan undang-undang tersebut dimulai pada tahun 2018.
Dalam peraturan baru menerapkan anggota Bawaslu harus berjumlah 5 orang dan pembentukan Bawaslu di setiap Kabupaten/Kota yang ada di  Jawa Tengah. “Kecualai  ada  4 Kotamadya  yang jumlah tetap tiga, yakni  Kota  tegal, Kota  Pekalongan, Kota  Magelang dan Kota  Salatiga,”jelasnya.
Sumanta mengatakan, penambahan  komisioner  Bawas Kabupaten/kota berdasarkan luas wilayah daerah tersebut dan kepadatan  penduduk yang  cukup tinggi. “Kotamadya kan luasnya sempit, tidak seperti kabupaten,” pungkasnya.