Karyawan PT Sari Tembakau Cepiring Khawatir Kena PHK, jika Cukai Rokok Naik

Karyawan PT Sari Tembakau Cepiring khawatir kena PHK jika cukai rokok naik

0
5668

Jumlah karyawan  PT Sari  Tembakau  Cepiring semakin menurun. Pada tahun  2006  karyawanya  mencapai  1.700, namun saat hanya sekitar  700 keryawan, yang  90 persen adalan  wanita. Penyebab turunnya jumlah karyawan karena  cukai  rokok mengalami kenaikan, yang otomatis  akan  mengurangi  biaya produksi, dan  dengan sendirinya  melakukan  pemutusan hubungan kerja pada karyawan pabrik, karena perusahaan tidak mau rugi.

Karena itu, dengan naiknya tarif cukai rokok menjadi rata-rata 10,04 persen pada awal januari  2018, membuat  para  pekerja cemas. Pasalnya dengan adanya  kenaikan  cukai rokok, maka akan mengurangi  jumlah produksi rokok dan berdampak pada pengurangan  pekerja.

Ketua  Aliansi Masyarakat  Tembakau Indonesia (AMTI)  Budidoyo mengatakan, akhir-akhir ini   petani tembakau terpuruk  karena  harga  rendah. Apalagi  dengan naiknya  cukai rokok, kemungkinan akan mempengaruhi harga tembakau. “Cukai rokok  tahun 2018 naik, otomatis  akan berdampak pada produksi rokok” kata  Bididoyo

Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) Jawa Tengah, Kamis 9 Nopember 2017 siang  mengunjungi pabrik rokok PT  Sari Tembakau Harum ,Cepiring Kendal. di terima  direktur utama Warih Sugriyanto, dan Manager  operasional  Joko Surono. Hadir pula

Pekerja  pabrik rokok ,  sebenarnya  menolak kenaikan  cukai, sebab akan berdampak  pada pengurangan karyawan. Salah satu  pekerja pabrik rokok Nuryati berharap, cukai rokok tidak naik.  “Kasihan  kami, sebab pengalaman  yang sudah  akan berdampak pengurangan  karyawan” kata  Nuryati

Hal senada  juga  disampaikan  Qoriatin yang sudah bekerja  selama  11 tahun di pabrik rokok. Menurutnya, jika  terjadi kenaikan  cukai rokok  pasti akan berdampak  pada  pekerja. Padahal dengan adanya pabrik rokok, ia bisa mengangkat perekonomian keluarganya. “Kalau bisa  cukai rokok jangan naik supaya  masyarakat kecil seperti saya  tetap bisa kerja” kata  Qoriatin

Direktur  PT Sari Tembakau,  Warih Sugriyanto mengatakan, pihaknya   mengikuti aturan pemerintah. Pihaknya tidak keberatan jika cukai rokok naik, namun  yang dipikirkan  dampak kenaikan tersebut,  sebab  biasanya jika cukai naik, otomatis biaya produksi juga naik. Saat ini  di  PT Sari Tembakau dalam  satu  hari bisa  memproduksi 1.820.000 batang  rokok dengan  700 karyawan. “Adanya kenaikan cukai nanti, mudah-mudahan tidak sampai  mengurangi  jumlah produksi dan jumlah karyawan” kata  Warih.