Kata Bupati Kendal, Pelaksanaan PTM di Kendal sudah baik

Kata Bupati Kendal, Pelaksanaan PTM di Kendal sudah baik

0
75

Swarakendal.com : Bupati Kendal bersama Forkopimda memantau langsung sejumlah sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), Kamis (26/8/2021). Sekolah yang dikunjungi yakni SD Negeri 1 Brangsong, PAUD Ananda Purin Patebon dan SMP Boarding School di Pondok Pesantren Sabilurrasyad Kecamatan Ngampel. Bupati pun menilai pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Kabupaten Kendal sudah berjalan dengan baik.


Sekolah-sekolah itu telah menerapkan protokol kesehatan 3 M, yakni menyediakan tempat cuci tangan atau hand sanitizer, memakai masker dan menjaga jarak. Selain itu ada juga yang memakai face shield dan memasang pembatas antara murid dan guru dengan plastik tebal, sehingga tidak terjadi kontak langsung.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, secara umum protokol kesehatan sudah dijalankan dengan baik. Ke depan akan segera memaksimalkan vaksinasi untuk usia 12 tahun ke atas, karena menjadi syarat untuk PTM, seluruh siswa harus sudah mendapatkan vaksin. “Jika seluruh siswa sudah divaksin, maka PTM bisa dilakukan dua atau tiga shift, sehingga seluruh siswa bisa masuk sekolah setiap hari,” katanya.


Selain memantau protokol kesehatan, Bupati juga menyempatkan berbincang-bincang dengan siswa yang sedang melakukan pembelajaran secara daring. Ketika di SMP Sabilurrasyad, Bupati berbincang dengan salah satu siswa yang sedang mengikuti pembelajaran daring dari rumahnya di Tangerang.

Ketua Yayasan Ponpes Sabilurrasyad, dr. Hj. Susmeiati mengatakan, tidak hanya guru dan pegawai yang semuanya sudah mendapatkan vaksin, tetapi seluruh siswa yang berjumlah 309 juga sudah mendapatkan vaksin. “Untuk vaksinasi, kami mendapat bantuan dari TNI kepada seluruh guru, pegawai dan seluruh siswa,” katanya.


Kepala TK Ananda, Jantik mengatakan, sekolahnya sudah menerapkan sekolah ramah anak dan didesain untuk beradaptasi sesuai kondisi sekarang atau pandemi. Sekolah juga sudah melengkapi fasilitas, sarana dan prasarana supaya nyaman sesuai protokol kesehatan. Ruang kelas sudah diatur  bisa jaga jarak, toilet dan tempat cuci tangan cukup banyak dan jendela yang lebar sehingga udara tetap segar,” jelasnya.