Komisi C DPRD Kendal Pantau Pembangunan Jalan Tol

0
910

Adanya pembangunan jalan tol Batang-Semarang, berdampak pada rusaknya sejumlah jalan di Kabupaten Kendal. Rusaknya jalan tersebut akibat sering dilalui truk-truk bermuatan matrial untuk pembangunan jalan tol. Kerusakan jalan tersebut menjadikan mobilitas masyarakat terganggu.

Komisi C DPRD Kendal didampingi Kabid dan Kasi Dinas PUPR Kendal Senin (13/3/2017) melakukan monitoring jalan-jalan kabupaten dan jalan-jalan desa yang rusak akibat dampak pembangunan jalan tol. Ketua Komisi C DPRD Kendal, Nasri meminta agar jalan-jalan yang rusak tersebut agar diperbaiki secara kontinyu supaya mobilisasi masyarakat tidak terganggu. Nasri mengingatkan, agar pada saat pembangunan akan berakhir, maka semua jalan yang rusak karena dampak pembangunan jalan tol supaya sudah diperbaiki dengan baik.

“Kami meminta kepada dinas terkait harus melakukan pengecekan, sebelum pembangunan jalan tol selesai, kerusakan jalan tersebut benar-benar sudah diperbaiki,”harapnya.

Jalan-jalan yang rusak akibat adanya pembangunan jalan tol adalaha jalan-jalan di wilayah Kecamatan Pegandon. Wilayah Kecamatan Pegandon yang masuk wilayah III, untuk jalan yang dilewati truk pengangkut matrial, yaitu jalan Patebon, Pegandon, Puguh dan Sumbersari.  Kasi Trantib Kec Pegandon, Wartono mengatakan, pihak kecamatan sudah bertemu dengan pihak PT Waskita selaku kontraktor pembangunan jalan tol untuk menangani jalan yang rusak. Dikatakan, pihak PT Waskita siap melakukan perbaikan atau penambalan di jalan-jalan yang dilalui truk-truk proyek tol tersebut.

“Pihak PT Waskita sudah melakukan perbaikan seperti di depan SMP, namun belum semuanya diperbaiki. Tapi yang jelas pihak PT Waskita sudah menyatakan siap memperbaiki,”katanya.