Komisi C DPRD Kendal Rapat dengan OPD Mitra Kerja Bahas Program Pembangunan Tahun 2022

Komisi C DPRD Kendal Rapat dengan OPD Mitra Kerja Bahas Program Pembangunan Tahun 2022

0
24

Swarakendal.com : Komisi C DPRD Kendal melakukan rapat kerja dengan mitra kerjanya selama dua hari/ tanggal 14 dan 15 Juli 2021.  Rapat kerja membahas program prioritas pembangunan di Kabupaten Kendal tahun 2022. Hari pertama, rapat kerja dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal dan Bagian Administrasi Pembangunan. Sedangkan hari keduanya dengan Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kendal dan Baperlitbang selaku koordinator dari mitra kerja komisi. 


Ketua Komisi C DPRD Kendal, Bintang Yudha Daneswara mengatakan, pembangunan yang akan dilakukan Dinas PUPR masih konsen pada pembangunan jalan. Pasalnya, hingga kini masih ada sekitar 12 persen jalan kabupaten yang kondisinya rusak, sehingga targetnya pada tahun 2022 semua jalan kabupaten kondisinya sudah bagus. “Rancangan akhir yang diajukan oleh Dinas PUPR sebesar Rp 125 miliar dari renja sebesar Rp 590 miliar,” katanya.


Danes mengungkapkan, untuk Dinas Lingkungan Hidup membahas terkait penataan ruang terbuka hijau (RTH) khusus di wilayah Kecamatan Weleri dan Kecamatan Kaliwungu yang akan direvitalisasi. Selain itu juga soal penanganan sampah di Kabupaten Kendal, khususnya TPA baru di wilayah Darupono dan menjadikan TPA lama sebagai taman atau TPA edukasi. Dinas tersebut juga merencanakan akan membuat  titik-titik untuk pengelolaan sampah 3R, Reduce, Reuse, Recycle. Nantinya di tiap kecamatan akan dibuat TPS 3R ini untuk pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efisien. “Sebelum di bawa di TPA Darupono, sampah-sampah di tiap kecamatan akan dikelola lebih dahulu, sehingga tidak terjadi tumpukan sampah di TPA Darupono,” ungkapnya.


Adapun Dinas Perkim, selain fokus program rumah tidak layak huni (RTLH), juga pembangunan rusunawa. Untuk rumah susun ini Kabupaten Kendal mendapatkan bantuan tiga rusunawa, yakni satu akan dibangun di Kebondalem Kecamatan Kota Kendal dan yang dua di wilayah Kecamatan Kaliwungu. Untuk rusunawa, Pemkab Kendal melakukan pendampingan mulai dari penyediaan hingga pengurugan lahan. “Karena yang di wilayah Kaliwungu berada di area pertambakan yang harus dilakukan pengurugan lahan, maka butuh anggaran yang besar,” ujarnya. Dinas ini juga mengusulkan revitalisasi kawasan kumuh,” terang Danes.

Untuk program kerja Dinas Perhubungan Kendal, selain terkait terminal dan parkir, juga menyinggung soal pasar darurat di Terminal Bahurekso yang akan  menjadi tempat sementara bagi para pedagang pasar Weleri yang terbakar. Hal ini harus ada sinkronisasi antara Dishub dan Dinas Perdagangan terkait pengelolaan terminal dan pasar darurat tersebut. Pihak Dishub juga akan melakukan peremajaan beberapa terminal, baik Terminal Bahurekso, Boja, Sukorejo dan Weleri. Selain itu, juga akan melakukan pengadaan lampu penerangan jalan umum (LPJU), yakni mengajukan 1.600 titik di seluruh Kabupaten Kendal. Tujuannya, daerah-daerah yang selama ini belum ada penerangan jalan umumnya dapat diakomodir. “Penerangan jalan ini juga penting untuk keselamatan dari warga,” tandasnya.

Danes  menambahkan, Komisi C berharap, jangan sampai ada keterlambatan dalam melaksanakan kegiatan yang sudah menjadi program kerja untuk pembangunan Kendal. Selama ini Pemkab Kendal dalam melaksanakan itu sering terlambat, seperti di tahun 2021 juga mengalami keterlambatan. Seharusnya pekerjaan bisa dimulai di awal atau pertengahan tahun, tapi yang terjadi terlambat di pertengahan ke akhir tahun. “Kritik kami, selain pekerjaan jangan sampai mengalami keterlambatan, juga anggaran-anggaran itu tidak menjadi silpa,” pungkasnya.