Komisi D minta Pihak Dinas Pendidikan segera Tindaklanjuti Keluhan Guru dan Murid SD 2 Karanganom

0
530
Terkait kondisi SD 2 Karanganom Weleri yang menggunakan tempat parkir untuk kelas, pihak Komisi D DPRD Kendal meminta kepada pihak Dinas Pendidikan Kendal untuk segera menindaklanjuti. Hal ini dikatakan anggota Komisi D DPRD Kendal Sulistyo Aribowo di sela-sela rapat komisi Selasa (20/9). “Kami minta, pihak dinas segera menindaklanjuti,”katanya.

Aribowo mengatakan, pihak dewan akan segera meninjau lokasi sekolah tersebut, sekaligus menanyakan kepada pihak sekolah, apakah pihak sekolah sudah pernah mengajukan proposal untuk bantuan pembangunan ruang kelas. Menurut Aribowo, jika pihak sekolah sudah pernah mengajukan prosal, maka akan lebih mudah untuk mengalokasikan anggaran. “Saya kira bisa dialokasikan di APBD 2017 mendatang,”katanya.

Anggota Komisi D lainnya, Masrijah mengatakan, akan segera menghubungi Kepala SD tersebut. Jika kondisinya memang benar-benar memprihatinkan dan sangat mendesak, maka akan segera diatasi. “Saya akan segera ke sana supaya tahu secara jelas kondisi dan permasalahannya,”ujarnya.

Kondisi SD 2 Karanganom yang memprihatinkan sekarang sudah diketahui oleh pihak Dinas Pendidikan dan pihak dewan setelah dimuat media. Kepala SDN 2 Karanganom mentatakan, jika sekolah yang dipimpinyya hanya memiliki empat ruang kelas yang representatif. Padahal untuk SD seharusnya minimal memiliki enam ruang kelas. Untuk itu ruang guru dan tempat parkir disulap menjadi tempat kegiatan belajar mengajar, bahkan pernah meminjam gedung PKK milik desa untuk kegiatan belajar mengajar. “Proposal bantuan tambah lokal sudah pernah diajukan, tapi belum ada respon,”katanya.