Lapas Terbuka Kendal Budidaya Pohon Mangga dan Jambu

Lapas Terbuka Kendal tanam pohon mangga

0
102

Swarakendal.com : Lapas Terbuka Kendal atau sering disebut Lapas Produktif melakukan budidaya tanaman pohon jambu varietas Buto Ijo dan Sugar barbie serta bibit pohon mangga, Minggu (13/11/2022). Ratusan bibit tanaman tersebut didatangkan dari Green Garden Nursery yang beralamat di Pegandon, Kendal.

Kalapas Terbuka Kendal, Rusdedy mengatakan, penanaman ratusan bibit pohon  ini merupakan bentuk keseriusannya dalam mewujudkan Lapas Terbuka Kendal sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) dibidang Agrofarm. Penanaman kembali atau replanting dilakukan untuk menjamin keberlangsungan perkebunan, terutama pohon mangga di Lapas Terbuka Kendal, mengingat pohon yang saat ini sudah berusia kurang lebih 40 tahun dan beberapa pohon tumbang oleh angin kencang, juga produktivitasnya sudah mulai menurun. “Penanaman bibit mangga akan menjadi warisan untuk generasi yang akan datang,” katanya.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Ari Rahmanto mengatakan, bibit pohon mangga sudah didatangkan sebanyak 104 pohon mangga jenis red ivory dan yuwen, dan akan ditambah lagi sebanyak 50 pohon yang dijadwalkan datang minggu depan. Varietas mangga yang berasal dari Taiwan ini memiliki beberapa keunggulan serta relatif mudah dalam perawatan, sehingga dipilih untuk  dikembangkan di Lapas Terbuka Kendal.

“Beberapa keunggulan mangga jenis yuwen dan red ivory diantaranya tampilan buah yang menarik. Mangga jenis yuwen memiliki ciri-ciri kulit buah berwarna merah menyala, daging buah berwarna kuning, rasa manis dan ukuran buah besar. Mangga jenis red ivory saat sudah matang mempunyai warna jingga kemerahan dan menyebar ke seluruh permukaan kulit sehingga memberikan kesan buah semakin eksotik dan bercita rasa manis dengan ukurannya yang tergolong jumbo bisa mencapai 1,8 – 2 kg tiap satu buahnya,” jelasnya.

Ari menambahkan, kerjasama dengan Green Garden Nursery tidak hanya sekedar penyediaan bibit, namun ada pendampingan kepada petugas maupun warga binaan terkait perawatan pohon mangga maupun jambu juga siap dilakukan. Dengan perawatan yang tepat, diharapkan akan mendapat hasil yang maksimal. “Apabila hasil panen telah memenuhi harapan, maka akan dilakukan pengembangan budidaya tanaman tersebut agar bibitnya bisa dibawa pulang oleh pengunjung untuk ditanam di rumah,” ujarnya.

Upaya mewujudkan Lapas Terbuka Kendal, tidak hanya sebagai tempat pembinaan warga binaan terus dilakukan. Lapas yang tergolong minimum security ini dapat juga dijadikan sarana wisata edukasi dengan memaksimalkan potensi sumber daya yang ada.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.