Lebaran Kurban Kurang Sehari, Penjual Arang dan Tusuk Sate di Pasar Kendal masih Sepi

Lebaran Kurban Kurang Sehari, Penjual Arang dan Tusuk Sate di Pasar Kendal masih Sepi

0
15

Swarakendal.com : Sehari menjelang Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban, penjualan arang dan tusuk sate di Pasar Kendal belum terlihat ramai. Stok barang tersebut masih terlihat menumpuk di lapak jualannya.

 
Pedagang di Pasar Kendal Wartiyah mengatakan, saat ini baru terjual sekitar 30 bungkus arang, padahal sudah menyetok lebih dari 100 bungkus. Demikian pula tusuk sate dan tempat pembakar sate juga masih menumpuk. “Penjualannya belum ramai, ini masih banyak, lebih ramai sebelum ada pandemi,” jelasnya.


Untuk harga arang maupun tusuk sate naik sekitar 500 sampai 1000 rupiah. Harga arang yang biasanya 2.500 rupiah, naik menjadi 3.000 rupiah per bungkus. Sedangkan harga tempat bakar sate yang semula 12.500 rupiah, naik menjadi 13.500 rupiah. Untuk harga tusuk sate 8.000 rupiah isi 200 biji, namun yang isi 50 biji harganya 2.500 rupiah. 

Sementara itu untuk bahan-bahan pendukung sate, seperti tomat, bawang merah dan cabe rawit merah mengalami kenaikan yang lumayan. Disampaikan oleh Jumanah, pedagang di Pasar Kendal, untuk harga tomat yang semula 15 ribu rupiah, naik menjadi 22 ribu per kilogram. Harga bawang merah yang semula 29 ribu, naik menjadi 35 ribu rupiah per kilogram. Cabe rawit merah yang semula di bawah 40 ribu per kilogram, sekarang 46 ribu rupiah per kilogram. Demikian pula harga selada, yang semula 13 ribu rupiah, sekarang 20 ribu rupiah per kilogram. “Naik karena mau Hari Raya Kurban,” katanya.

Pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, penyembelihan hewan kurban dilakukan H +1 Hari Raya,  sesuai anjuran pemerintah karena adanya penerapan PPKM Darurat.