Mahasiswa KKN Desa Bumiayu Unggulkan Empat Program Kerja

0
1054

Sebanyak 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) telah diterjunkan di Desa Bumiayu, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal sejak (21/01/2020).

Ada empat program kerja unggulan yang telah terlaksana, antara lain peningkatan ekonomi kreatif, master plan atau perencanaan jangka panjang objek wisata embung, sosialisasi pengelolaan sampah, dan peningkatan SDM pemuda melalui talkshow dengan duta wisata Kendal.

Untuk meningkatkan perekonomian warga melalui kreativitas, mereka menggandeng ibu-ibu PKK dan mengadakan pelatihan merajut. Bahan utama yang digunakan adalah sampah plastik. Salah satuu anggota KKN, Imam Ibnumalik mengatakan bahwa persoalan sampah di Indonesia bukan sekadar bencana, tetapi bisa menjadi solusi. Sampah plastik bisa mempunyai nilai lebih jika disulap menjadi kerajinan dengan berbagai teknik, salah satunya merajut.

“Kalau misalnya cuma sampah plastik kresek biasa itu kan mungkin daya tariknya kurang. Tapi kalau dengan merajut, pertama, ibu-ibu PKK bisa membuat pernak-pernik. Kedua, ada bahan daur ulang yang bisa dibuat rajut, misal wadah susu UHT yang kotak itu juga di atasnya bisa dibuat rajut, jadi kerajinan yang lebih bagus dipandang. Cocok untuk mengisi waktu luang dan menambah penghasilan,” jelasnya saat diwawancarai pada Senin, (03/02/2020).

Seiring dengan diresmikannya Bumdes wisata Embung Bumiayu pada Minggu, (04/02/2020), tim KKN Unissula juga mengadakan talkshow tentang kepemudaan dan pariwisata bersama duta wisata Kendal tahun 2019. Pada talkshow tersebut, dipaparkan apa saja potensi Desa Bumiayu dan bagaimana cara pengelolaannya sebagai objek pariwisata lokal.

Selain itu, mereka membuat master plan atau perencanan jangka panjang mengenai pengembangan dan pengelolaan wisata embung dan berharap agar bisa semakin dikenal masyarakat Kendal maupun luar kota.

“Solanya dalam pengembangan harus ada dasarnya. Jadi walaupun pergantian kades, master plan itu tetap dilanjutkan. Selama ini belum ada daftarnya. Desa Bumiayu ini letaknya juga strategis, dekat dengan terminal dan stasiun. Kalau perangkat desa ingin kerjasama dengan layanan transportasi, misalnya dengan paket wisata kan malah bagus, bisa one day one tour,” kata Toni, salah satu mahasiswa.

Selain program kerja utama, ada juga program kerja tambahan seperti mengisi khotbah Jumat dan membantu mengajar anak-anak TK.

Ananda/UNS