Menuju Era Transportasi Elektrik, Toko Sepeda Wijaya Hadirkan Jasa Reparasi Sepeda Listrik

0
1324

Saat ini dunia transportasi sedang dihadapkan dengan fenomena elektrifikasi. Pemerintah menyatakan minatnya meluncurkan transportasi bertenaga listrik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi polusi udara akibat asap knalpot. Bahkan Peraturan Presiden tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik telah resmi diterbitkan.

Tak hanya motor dan mobil, produsen sepeda listrik pun tak kalah semangat untuk terus meluncurkan produk terbarunya. China Daily menyebut, setidaknya ada 200 juta unit peredaran electric bike (e-bike) di China pada tahun 2018. Dilansir dari Kumparan.com, keberadaan sepeda listrik sangat dominan untuk menunjang keseharian warga lokal China. Mulai dari petugas kepolisian, pegawai food delivery dan pengantar paket, hingga petugas kebersihan dan Pedagang Kali Lima (PKL) memakai sepeda berbasis energi listrik untuk mendukung aktivitas mereka. Selain itu, warga asing juga terbantu dengan kehadiran e-bike.

Meski begitu, kerusakan pada sepeda motor listrik belum tentu bisa diatasi oleh semua bengkel, karena keahlian kelistrikan membutuhkan kursus/training khusus. Di Kendal, Anda bisa menemukan tempat reparasi sepeda listrik, salah satunya di bengkel Toko Sepeda Wijaya Cepiring. Tepatnya di Jalan Soekaro-Hatta, depan Pabrik Gula Cepiring. Selain menjual berbagai jenis sepeda, Toko Sepeda Wijaya juga melayani reparasi, mulai dari sepeda biasa, sepeda gunung, hingga sepeda listrik.

Menurut salah satu mekanik, Dwi, pelayanan reparasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk pembeli di Toko Sepeda Wijaya saja, namun untuk siapa saja yang mempunyai masalah dengan sepedanya. Kerusakan ringan bisa diperbaiki antara 2-3 jam. Jika parah, kemungkinan bisa ditinggal satu hari. Khusus pelayanan bengkel, buka hari Senin hingga Sabtu pukul 08.00 hingga 16.15 WIB. Hari Minggu hanya fokus pada pemasaran produk.

Untuk sepeda listrik merk U-Winfly, Toko Sepeda Wijaya langsung bekerja sama dengan PT jika ada keluhan kerusakan dari konsumen. Jika kerusakan ada pada suku cadang, kemungkinan langsung dicover oleh PT U-Winfly. Untuk merk selain itu, Toko Sepeda Wijaya tetap menerima reparasi seperti masalah kelistrikan, aki, ban luar, dan sebagainya. Hanya saja untuk suku cadang yang rusak tidak bisa dipenuhi. Dwi mengatakan dalam sehari bisa mereparasi dua sepeda. Pelanggan kebanyakan berasal dari Kecamatan Patebon, Gemuh, dan Kendal.

“Layanan perbaikan sepeda listrik ini ada mulai tahun 2018 akhir. Semoga masyarakat Indonesia makin banyak yang menggunakan sepeda atau kendaraan llistrik untuk kegiatan sehari-hari, supaya keadaan alam dan udara bersih,” katanya.

Ananda/UNS