NPCI Jateng Gelar Talent Scouting di Kendal

Talent Scouting NPCI Jateng di Kendal

0
62

Swarakendal.com : National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah menggelar Talent Scouting atau pemandu bakat para atlet difabel. Kegiatan ini untuk menjaring atlet penyandang disabilitas dari berbagai cabang olahraga. Seleksi yang diikuti 50 atlet digelar di Stadion Utama Kendal, Sabtu (19/11/2022).

 

Kegiatan ini dihadiri Bupati Kendal  Dico M Ganinduto dan Tazkiyatul Mutmainah anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah.

Bupati Kendal mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet difabel berprestasi di Kendal. Pemerintah juga harus memberikan apresiasi dan penghargaan yang pantas bagi atlet berprestasi. “Bukan hanya atlet berprestasi yang berkebutuhan khusus, tetapi atlet pada umumnya juga harus diberi penghargaan yang pantas,” tandasnya.

 

Bupati Kendal berharap, atlet penyandang disabilitas harus terus semangat dan giat berlatih supaya bisa meraih prestasi. Seperti Dimas yang berhasil meraih prestasi di tingkat nasional dan Asean. “Dimas sebagai bukti, Kendal memiliki potensi atlet potensial yang bisa diandalkan,” ujarnya.

 

Ketua NPCI Kabupaten Kendal, Ali Rohmad mengatakan,  saat ini dilakukan  penjaringan atlet berkebutuhan khusus dari berbagai cabor, di antaranya cabor atletik dan panahan. Peserta yang lolos seleksi akan diberikan pembinaan untuk dipersiapkan mengikuti kejuaraan di tingkat Jawa Tengah maupun nasional. “Kalau yang dibutuhkan itu sesuai dengan hasil penjaringan nanti,” katanya.

 

Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Tazkiyatul Mutmainah mengatakan, kegiatan ini merupakan program Provinsi Jawa Tengah yang di tahun anggaran 2022 ini dilakukan di 20 kabupaten/kota. Tujuannya untuk menjaring atlet difabel yang potensial dari setiap daerah yang nantinya menjadi cikal bakal atlet masa depan untuk diandalkan pada even lebih tinggi seperti pekan paralympic nasional  Peparnas. “Anak-anak berkebutuhan khusus ini harus mendapat perhatian yang lebih untuk menggali potensinya supaya berkembang dan bisa meraih prestasi,” katanya.

 

Tazkiyatul menyampaikan agar para atlet difabel untuk tidak minder dengan kondisi yang ada, karena perhatian pemerintah sama, baik atlet normal maupun difabel. Untuk bisa meraih prestasi harus giat berlatih dan memiliki percaya diri mampu berprestasi. “Jadikan kekurangan itu menjadi kelebihan untuk meraih prestasi, termasuk dalam bidang olahraga. Tentu harus giat latihan dan ikuti dengan sungguh-sungguh,” pesannya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.