Pastikan tak Terkena Covid-19, Petugas Sensus Penduduk Jalani Rapid Tes

Pastikan tak Terkena Covid-19, Petugas Sensus Penduduk Jalani Rapid Tes

0
320

Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal mengadakan rapid tes untuk seluruh petugas sensus penduduk di Kabupaten Kendal. Rapid tes dilakukan di Gedung Muhammadiyah Kendal selama tiga hari, Rabu sampai Jumat, tanggal 26 sampai 28 Agustus 2020. Pelaksanaan rapid tes bekerja sama dengan Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Kendal.


Kepala BPS Kendal, Umi Hastuti mengatakan, jumlah seluruh petugas sensus penduduk tahun 2020 di Kabupaten Kendal sebanyak 918 orang. Setiap petugas sensus penduduk harus dipastikan sehat dan tidak terkonfirmasi virus Corona. Oleh karena itu dilakukan rapid tes, sebelum petugas mulai bekerja melakukan sensus penduduk ke rumah-rumah warga. “Demi untuk mencegah penularan virus Corona, maka petugas sensus harus benar-benar sehat, tidak terkena virus Corona,” katanya.


Petugas sensus penduduk akan melakukan pendataan sensus penduduk ke rumah-rumah warga mulai tanggal 1 sampai  15 September 2020. Petugas sensus penduduk akan dilengkapi dengan alat pelindung diri, yaitu menggunakan masker, sarung tangan, pelindung wajah, dan hand sanitizer. Petugas sensus juga akan membawa surat tugas dan diketahui ketua atau pengurus RT setempat. 


Direktur RSI Muhammadiyah Kendal dr. Suhadi mengatakan, hasil rapid tes akan disampaikan kepada Tim Gugus Tugas Covid-19. Bagi yang  hasil rapid tesnya reaktif, untuk tindak lanjutnya juga diserahkan kepada pihak Tim Gugus Tugas Covid-19 Kendal. “Kami dari RSI Muhammadiyah Kendal hanya melakukan pemeriksaan rapid tes, selanjutnya untuk hasil rapid tesnya akan disampaikan kepada Gugus Tugas Covid-19 Kendal untuk tindak lanjutnya bagi yang hasilnya reaktif,” katanya. 


Menurut Isna Ida Istitoah, salah seorang petugas sensus penduduk, bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19, tes rapid ini sangat penting, karena untuk menjaga supaya semuanya sehat, baik petugas maupun warga yang disensus. “Kalau menurut Saya, rapid tes untuk petugas sangat penting, karena dalam kondisi pandemi Covid-19 harus sehat,” ujarnya.