Pembebasan Lahan Tol Ditarget Maret 2017 Selesai

0
623
Pembebasan lahan pembangunan jalan tol Semarang-Batang ditargetkan bisa selesai pada Maret 2017 mendatang. Bahkan harapannya bisa selesai sebelum lebaran nanti. Hal ini disampaikan Ketua Satker Pembangunan Tol Semarang-Batang, Toto Wijayanto kemarin. Pembangunan jalan tol tersebut akan melintasi 27 desa di Kabupaten Kendal. “Dari 27 desa itu yang terkena jalan tol sekitar 3.800 bidang lahan,”katanya.

Toto mengatakan, hingga saat ini pembebasan lahan baru ada dua desa, yaitu Wungurejo dan Ringinarum. Itu pun belum tuntas semua, karena sebagian warga ada yang mengajukan keberatan di pengadilan. Pada pekan  ini ada 14 desa yang akan dilakukan musyawarah dan penyerahan berkas-berkas kepemilikan tanah. “Jika 14 desa itu sudah menyerahkan berkas, baru kami mengundang Tim Appraisal untuk menentukan harga tiap-tiap bidang lahannya,”kata Tono.

Toto mengatakan, kendala yang dialami adalah permintaan warga tentang besarnya ganti rugi lahan. Padahal sesuai prosedur, penentuan harga dilakukan jika warga sudah menyerahkan berkas-berkasnya. “Kami tidak bisa menyalahi prosedur. Kalau masalah harga, kami sama sekali tidak tahu, karena untuk penentuan harga akan dilakukan oleh appraisal,”ujarnya.

Melihat sikap warga yang tidak mau menyerahkan berkas kepemilikan lahan, sebelum ada kejelasan besarnya ganti rugi, Camat Ngampel menginginkan agar ada pertemuan antara warga dengan appraisal. Pasalnya dari beberapa kali pertemuan, bahkan pada pertemuan Senin (16/5/2016) hanya dihadiri 5 warga sebagai perwakilan. Padahal dalam penyerahan berkas lahan, tidak boleh diwakilkan. “Saya penginnya cepat selesai, untuk itu sebaiknya permintaan warga untuk menghadirkan tim appraisal bisa diagendakan,”harapnya.