Pemkab Kendal akan Terapkan PPKM Darurat

Pemkab Kendal akan Terapkan PPKM Darurat

0
136

Swarakendal.com : Mulai 3 sampai 20 Juli 2021, pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat secara serentak di Jawa dan Bali. Ketentuan dalam PPKM Darurat dibagi tiga kategori, yakni kategori 3, kategori 4 dan kategori darurat. Kabupaten Kendal sendiri masuk kategori 3.

Sekretaris Daerah Kendal, Mohammad Toha mengatakan, meski Kendal bukan masuk kategori darurat, namun Pemkab Kendal akan memberlakukan layaknya kategori darurat. Hal sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah, bahwa seluruh daerah zona merah harus mengikuti PPKM Darurat. “Aturannya akan segera dikeluarkan dalam bentuk instruksi Bupati,” katanya, Jumat (2/7/2021) sore. 

Sekda Kendal menegaskan, untuk aturannya akan disamakan seperti aturan yang dikeluarkan pemerintah pusat. Misalnya terkait ketentuan pegawai WFH akan disamakan sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri. Demikian pula dalam pembatasan jam operasional pasar tradisional, tempat wisata dan kegiatan masyarakat akan mengikuti sesuai instruksi dari pemerintah pusat. “Aturannya kan ada beberapa point, ya nanti akan sama dengan Kemendagri Nomor 15 itu,” tegasnya. 

Sekda Toha berharap, masyarakat akan memahami dan mematuhi ketentuan yang ada. Hal agar penyebaran virus Corona berkurang. Pemda bersama TNI dan Polri akan mengawasi dan memberikan sanksi secara tegas kepada warga yang melanggar. “Harapannya dengan PPKM Darurat ini, maka penyebaran virus Corona bisa cepat berkurang,” ucapnya. 

Menjelang pemberlakuan PPKM darurat Pemkab Kendal terus melakukan upaya pencegahaan secara diri. Mulai sosialisasi secara masif dan percepatan vaksinasi yang hampir setiap hari dilaksanakan. Sosialisasi dilakukan mulai dari pemasangan pengumuman hingga turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi riil di masyarakat.