Pemkab Kendal Buka Kembali Stadion Utama untuk Olahraga Masyarakat

Pemkab Kendal Buka Kembali Stadion Utama untuk Olahraga Masyarakat

0
130

Pemerintah Kabupaten Kendal akan membuka kembali Stadion Utama yang sejak awal pandemi Covid-19 ditutup untuk mencegah kerumunan massa. Mulai pekan kemarin sudah dilakukan uji coba, dibuka khusus Jumat dan Sabtu, mulai pagi sampai sore. Stadion terbesar di Kendal itu hanya boleh digunakan untuk kegiatan olahraga dengan jumlah terbatas dan harus mematuhi protokol kesehatan. Sedangkan untuk pedagang tidak boleh masuk kawasan stadion. 

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, pembukaan kembali stadion dilakukan secara bertahap, sambil melihat hasil evaluasinya. Untuk tahap awal hanya dibuka tiap Jumat dan Sabtu. Selanjutnya, bisa ditambah lagi di hari Minggu, namun jika masyarakat tidak bisa mematuhi protokol, maka bisa ditutup kembali. “Saya dapat banyak laporan dari masyarakat yang menginginkan Stadion ini dibuka kembali yang bisa dimanfaatkan untuk olahraga bagi masyarakat supaya bisa menjaga stamina,” katanya, saat meninjau Stadion Utama, Senin (15/03/2021) siang. 

Bupati Dico mengatakan, bahwa kondisi stadion banyak mengalami kerusakan, sehingga perlu dilakukan perbaikan. Untuk itu, pihaknya akan meminta kepada pemerintah pusat untuk bisa membantu perbaikan. Apalagi stadion ini biasa digunakan untuk pertandingan Liga 3 di bawah Kementerian Olahraga. “Kami mau melihat kondisi stadion ini, sehingga bisa menyampaikan ke pusat supaya ada bantuan anggaran untuk perbaikan,” ujarnya.

Di lain pihak, Zen Yukri Iswandaru, Kasi Peningkatan Prestasi dari Disporapar Kendal mengatakan, bahwa karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 pada tahun lalu, maka untuk perawatan stadion kurang maksimal. Praktis di tahun 2020 lalu anggarannya hanya cukup untuk pemeliharaan dan tidak ada anggaran untuk perbaikan fisik stadion. Namun di tahun 2021 ini akan dilakukan perbaikan fisik, seperti pengecatan dinding, rehab kecil dan lainnya. “Karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, sehingga anggaran untuk perawatan berkurang, apalagi harus menanggung perawatan fasilitas olahraga lainnya, seperti GOR Bahurekso, Stadion Madya dan lapangan tenis,” jelasnya.

Untuk sementara stadion utama di bagian dalam hanya diperuntukkan latihan para atlet, sedangkan kawasan luar stadion untuk olahraga masyarakat umum. Para pedagang yang sebelum ada pandemi bisa berjualan di kawasan stadion, untuk kali ini belum diperbolehkan.