Pemkab Kendal Larang Pegawai Negeri Gunakan Mobil Dinas untuk Lebaran

Penagawi negeri dilarang bawa mobil dinas untuk lebaran 2017

0
1218
Pemkab Kendal melarang pegawai negeri atau Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan mobil dinas untuk lebaran. Hal ini disampaikan Sekda Kendal, Bambang Dwiyono saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/6/2017). Hal ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB), yang tertuang dalam Permenpan dan RB Nomor  87 Tahun 2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

“Mudik lebaran ini bukan kegiatan kedinasan, tetapi merupakan kegiatan pribadi, sehingga tidak boleh menggunakan mobil dinas,”kata Bambang.
Sekda Bambang mengatakan, larangan penggunaan Mobdin bertujuan untuk menghindari pemborosan, karena Mobdin hanya diperuntukkan bagi kepentingan kedinasan dan bukan untuk urusan pribadi. Kebijakan ini dilakukan untuk menindaklanjuti kebijakan dari pusat, sehingga Pemkab hanya mengikuti aturan yang berlaku. Larangan menggunakan mobnas untuk lebaran juga imbaunan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab berpotensi pada pembengkakan keuangan negara yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
“Jika ada ASN yang nekat membawa Mobdin, maka akan diberikan sanksi. Kecuali untuk tugas dinas pelayanan seperti rumah sakit ataupun Dishub, yang masih tetap berjalan walaupun saat Lebaran,”paparnya.
Sebelumnya, Bupati Kendal, Mirna Annisa menambahkan agar seluruh kendaraan dinas selama libur atau cuti bersama lebaran 2017 harus diparkir di masing-masing kantor dinas atau ditempatkan pada parkir kendaraan (pool) di Kompleks Kantor Setda Kendal.
“Saya mewanti-wanti agar semua ASN mentaati aturan tersebut. Kendaraan dinas operasional hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi,” ucapnya.