Pemkab Kendal siap Laksanakan Gerakan Jateng di Rumah saja, namun Pasar Tradisional boleh Buka

Laksanakan Gerakan Jateng di Rumah saja, namun Pasar Tradisional boleh Buka

0
137

Pemerintah Kabupaten Kendal siap melaksanakan “Gerakan Jateng di Rumah saja” pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 6 dan 7 Februari 2021. Gerakan Jateng di Rumah saja merupakan gerakan bersama seluruh komponen masyarakat di Jawa Tengah dalam rangka memutus transmisi dan menekan penyebaran Covid-19 dengan cara tinggal di rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar lingkungan rumah tempat tinggal masing-masing.


Sekretaris Daerah Kendal M. Toha mengatakan,  Gerakan Jateng di Rumah saja di Kabupaten Kendal tetap memberikan pengecualian terhadap aktivitas masyarakat, namun dengan pengetatan protokol kesehatan. Untuk pasar-pasar tradisional tetap diperbolehkan buka, namun para pedagang akan diatur secara bergantian, sehingga tidak tutup total. Demikian pula untuk warga yang mengadakan hajatan atau pernikahan, tetap diperbolehkan, namun ada pengetatan protokol kesehatan, yaitu tamu undangan diatur dan tidak makan di tempat. 


“Untuk pasar tradisional tidak bisa ditutup total, karena tidak mungkin semua warga siap memenuhi kebutuhan pokok sebelumnya. Juga warga yang punya hajatan, tidak mungkin ditunda, apalagi bagi orang Jawa biasanya sudah dihitung harinya,” jelasnya.  


Dikatakan, selama dua hari Gerakan Jateng di Rumah saja, operasi Yustisi akan lebih diaktifkan di tempat-tempat strategis. Terhadap warga masyarakat yang melanggar protokol kesehatan akan diberi sanksi sesuai peraturan yang ada. 


“Dalam dua hari itu, masyarakat diimbau untuk tetap di rumah, kecuali ada kepentingan yang bersifat primer. Untuk kegiatan yang tidak bersifat primer, seperti jalan-jalan ke tempat wisata supaya ditunda,” katanya.