Pemkab Kendal Terus Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Pemkab Kendal tingkatkan pembangunan infrastruktur jalan

0
131

Swarakendal.com : Pemerintah Kabupaten Kendal terus melaksanakan pembangunan jalan yang menjadi akses utama bagi masyarakat, terutama yang masuk dalam daftar jalan kabupaten yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Kendal. Pembangunan jalan ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, seperti Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dusun yang mayoritas digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan, guna menunjang akses perekonomian, pendidikan, dan pertanian.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sudaryanto mengatakan, bahwa di tahun 2023 Pemkab Kendal melalui DPUPR telah melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan. Juga infrastruktur lain, seperti jembatan, SPAM jaringan perpipaan di kawasan perdesaan, paket penyediaan air minum, sanitasi, dan irigasi persawahan.

“Khusus infrastruktur jalan, dari panjang ruas jalan Kabupaten Kendal yaitu 770,325 Km, di tahun 2023 telah dilakukan peningkatan jalan sepanjang 18,215 Km di beberapa wilayah di Kabupaten Kendal,” katanya.

Sudaryanto menjelaskan, saat ini panjang jalan di Kabupaten Kendal dengan kondisi mantap  (kategori baik dan sedang) yaitu 650,533 Km.  Terdiri dari panjang jalan dengan kondisi baik 388,927 Km dan panjang jalan dengan kondisi sedang 261,606 Km.

“Di tahun 2023 DPUPR Kendal telah menyelesaikan pekerjaan rekonstruksi jalan sebanyak 38 paket pekerjaan, dengan anggaran Rp. 40.344.645.043 untuk penanganan jalan sepanjang 18,215 Km. Kemudian rehabilitasi jalan sebanyak 11 paket pekerjaan dengan anggaran Rp. 3.217.500.000 untuk penanganan jalan sepanjang 0,687 Km. Ada juga pekerjaan penggantian dan rehabilitasi jembatan sebanyak 2 paket pekerjaan dengan anggaran Rp. 1.200.000.000 pada jembatan Jalan Sukodono – Bulugede dan jembatan Jalan Sidorejo – Dampal,” bebernya.

Lebih lanjut dikatakan, tahun 2023 juga ada pekerjaan pemeliharaan rutin jalan pada 84 ruas jalan kabupaten, dan pekerjaan pemeliharaan rutin sebanyak 24 unit jembatan. Untuk sarana dan prasarana penyediaan air minum bagi masyarakat, pihak DPUPR telah melaksanakan peningkatan dan perluasan SPAM jaringan perpipaan di kawasan perdesaan, yaitu pada desa diwilayah Kecamatan Pegandon, Patean, Singorojo, Sukorejo, Boja, Plantungan, dan Kecamatan Kangkung. “Perluasan jaringan perpipaan air bersih itu, manfaatnya sudah bisa dirasakan oleh 1948 kepala keluarga,” tandasnya.

Untuk sanitasi telah dibangun di beberapa tempat perdesaan, yaitu di Desa Sidomakmur, Pesaren, Purwosari, Tamanrejo, dan Desa Trimulyo. Pekerjaannya berupa pembangunan tangki septik skala individual dan pembangunan sistem pengelolaan air limbah skala pemukiman. “Pembangunan sanitasi ini bisa dimanfaatkan oleh 250 keluarga,” ungkap Kepala DPUPR Kendal.

Sedangkan untuk rehabilitasi irigasi persawahan tahun 2023, Pemkab Kendal juga melaksanakan rehabilitasi jaringan irigasi di tiga tempat, yaitu Dusun Gruyung Desa Pucakwangi, Dusun Wonorejo Kedungsuren, dan Dusun Silangen Desa Kedungsuren. Jumlah total anggaran Rp. 5.891.912.000 untuk pengairan kemanfaatan lahan 236 Hektare.

Sudaryanto mengatakan, di tahun 2024 ini, pembangunan infrastruktur maupun peningkatan ruas jalan di wilayah Kabupaten Kendal akan terus dilakukan. Tujuannya untuk peningkatan perekonomian masyarakat. “Harapan kami dari Pemerintah Kabupaten Kendal, apa yang sudah dilakukan ini bisa membawa manfaat untuk menunjang peningkatan perekonomian masyarakat, sehingga kedepan bisa lebih sejahtera,” pungkasnya. (FA)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.