Persik Kendal Lolos ke Putaran Kedua Liga Nusantara 2016 Zona Jateng

0
584

Kemenangan Persik Kendal 2-0 atas Persekat Kabupaten Tegal pada laga Liga Nusantara Jateng Minggu (22/5/2016) di Stadion Utama Kendal mengantarkan tim Laskar Bahurekso lolos ke putaran kedua Liga Nusantara 2016 Zona Jawa Tengah.

Dengan kemenangan itu, Persik Kendal mengumpulkan nilai 10 dan tidak mungkin terkejar oleh Persekat Tegal di peringkat tiga. Meski menyisakan satu pertandingan yakni melawan Persis Muda Solo, Persik dipastikan melaju mendampingi Persebi Boyolali. Kedua tim itu tinggal berebut juara grup pada pertandingan mendatang. Persik Kendal melawat ke kandang Persis Muda Solo dan Persebi Boyolali tandang ke markas Persekat Kabupaten Kendal.

Persik Kendal unggul cepat pada menit ke-9 berkat tendangan penalti diberikan setelah pemain belakang, Muksin melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Kurnia Nanda yang dipercaya mengeksekusi penalti, berhasil ditepis kiper Sugeng. Namun, bola rebound langsung disambar Komarudin dan menghasilkan gol. Skor bertahan 1-0 hingga wasit Budi Priyantoro membunyikan peluit babak pertama berakhir.

Pada babak kedua yang terus didominasi Persik Kendal akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-49. Kurnia Nanda berhasil menebus kesalahannya dan mencetak gol dari luar kotak penalti.  Persekat Kabupaten Tegal berusaha melakukan perlawanan, namun peluang Tim asuhan Robet selalu digagalkan barisan belakang Persik. Hingga pertandingan berakhir, skor bertahan 2-0 untuk keunggulan Persik Kendal.

Pelatih Persik Kendal A Yasin menyatakan puas dengan hasil tersebut. Meski begitu, dirinya mengakui, penyelesaian akhir anak asuhnya masih kurang dan perlu terus pembenahan. Beberapa peluang emas tidak bisa diselesaikan dengan baik . ”Penyelesaian akhir ini akan terus diasah untuk menghadapi putaran kedua mendatang,” jelasnya.

Walau kalah, Pelatih Persekat Kabupaten Tegal, Robet, mengaku permainan anak-anaknya bagus dan mampu mengimbangi tuan rumah. Namun tidak puas dengan keputusan wasit yang dinilai berpihak kepada tuan rumah atas keputusan penalti yang diberikan pada menit ke-9 dan berhasil membuahkan. Akibatnya mental anak asuhnya turun dan tidak mampu menguasasi pertandingan, hingga mengalami kekalahan.