Pertumbuhan BSI Kendal Weleri Capai 22 Persen

Grand opening BSI Kendal

0
149

Swarakendal.com : Perbankan di Kabupaten Kendal harus bisa memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM di Kabupaten Kendal. Hal ini ditegaskan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto saat acara Grand Opening Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Kendal Weleri, Senin (14/11/2022).

“Pemerintah dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini harus dioptimalkan, termasuk oleh BSI kepada pelaku usaha UMKM di Kendal,” katanya.

Bupati Dico mengatakan, perlu berkolaborasi bersama dengan perbankan seperti BSI dengan program yang menyentuh pelaku UMKM. Untuk itu perlu duduk bersama dengan seluruh stakeholder dan perbankan agar bantuan untuk UMKM benar-benar optimal.

“Ada beberapa inovasi untuk bersinergi dalam membantu para pelaku UMKM. Targetnya di tahun 2023 akan membangun UMKM center, seluruh stakeholder terlibat, untuk mendukung UMKM dari hulu sampai hilir, sampai pemasaran. Peran perbankan, seperti BSI sangat dibutuhkan,” katanya.

Bupati Dico mengatakan, Pemkab Kendal sangat fokus berupaya memberikan inovasi kepada para pelaku UMKM. Di era sekarang ini, agar digitalisasi kepada para pelaku UMKM segera terwujud. “Jika UMKM sudah terbiasa dengan dunia digital, maka pelaku UMKM tidak akan kesulitan untuk mendapatkan akses permodalan dari perbankan,” katanya.

Regional Chief Executive Officer (RCEO) BSI Semarang, Imam Hidayat Sunarto mengatakan, BSI Kendal telah menargetkan 30 persen dari asetnya untuk disalurkan kepada pelaku UMKM sampai akhir tahun 2022. Saat ini aset BSI Kendal sebesar Rp 200 miliar, maka yang disalurkan untuk UMKM sekitar 60 miliar. “Memang sesuai yang ditentukan oleh OJK dan Bank Indonesia, bahwa bank harus mengalokasikan sebesar 30 persen untuk UMKM, dan di BSI Kendal Weleri, penyaluran untuk UMKM sudah berjalan dengan baik,  di antaranya untuk usaha pengolahan limbah dan para nelayan, sering pedagang kecil,” katanya.

Imam mengatakan, bahwa masih banyak masyarakat yang belum begitu paham tentang bank syariah. Oleh karena sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat. Namun untuk BSI Kendal Weleri, pertumbuhannya cukup baik, mencapai 22 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan perbankan di angka 14 sampai 20 persen. “Ini dimaklumi, karena bank syariah di Indonesia ini tergolong masih baru, sehingga sosialisasi harus terus dilakukan,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.