Polifurneka Kendal Gelar Pameran Furnitur Produk IKM dan Mahasiswa

Polifurneka Kendal Gelar Pameran Furnitur Produk IKM dan Mahasiswa

0
40

Swarakendal.com : Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) Kendal menggelar Furnecraft Expo (Pameran Furnitur) selama tiga hari mulai Jumat (5/8/2022). Pameran diikuti 21 IKM dan produk furnitur hasil karya para mahasiswa. Berbagai macam produk furnitur dipamerkan, seperti meja kursi rumah, meja kursi kantor, tempat tidur, lemari dan produk furnitur lainnya. 

Direktur Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal, Tri Ernawati mengatakan, kegiatan pameran ini untuk membangun kolaborasi antara Polifurneka Kendal dengan IKM. Hal ini sebagai bentuk kepedulian dari Polifurneka ini, karena tugas Politeknik ini, selain mendidik sumber daya manusia yang kompeten di bidang furnitur, juga mendampingi IKM-IKM yang ada di Kendal. “Pameran ini diikuti IKM-IKM Kabupaten Kendal yang telah didampingi, yaitu dari para mahasiswa kami yang melakukan kegiatan bakti kemasyarakatan, ” jelasnya. 

Tri Ernawati mengatakan, Politeknik Negeri di Kendal yang baru berdiri empat tahun lalu itu, sudah meluluskan satu angkatan sebanyak 87 mahasiswa. Semuanya sudah bekerja di perusahaan-perusahaan furnitur. Selain itu ada mahasiswa yang berkolaborasi membangun perusahaan industri sendiri, yaitu kolaborasi mahasiswa jurusan desain, teknik dan manajemen. Lulusan perguruan tinggi negeri yang berada di Kawasan Industri Kendal (KIK) ini memang untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja bidang industri furnitur, sehingga pihak industri tidak perlu mengadakan training, karena mahasiswa kelulusannya sudah siap bekerja. Hal ini karen peralatan yang di workshop kampus sudah sama dengan peralatan di industri. “Mahasiswa yang sudah lulus ini sudah siap bekerja, ” tandasnya. 

Lebih lanjut Tri Ernawati mengatakan, pihaknya menargetkan dalam dua atau tiga tahun ke depan sudah bisa mengekspor produk furnitur. Untuk saat ini produk hasil karya mahasiswa masih untuk memenuhi kebutuhan kampus sendiri. Selain itu sudah menerima pesanan dari beberapa industri dalam negeri, di antaranya dengan beberapa perusahaan dan IKM yang memproduksi produk furnitur. “Kami akan melakukan penjajakan dengan industri di luar negeri untuk kerja sama ekspor, ” katanya. 

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Arus Gunawan mengatakan, Politeknik bidang industri kayu di Kendal ini sudah dilengkapi dengan tempat workshop yang peralatannya sesuai dengan industri, sehingga kelulusannya sudah bisa bekerja di industri tanpa melalui tes lagi, karena peralatan mesin di workshop sudah sama dengan industri. “Rencana ke depan untuk pengembangan kampus ini akan menambah program pendidikan (prodi baru) dan menambah tenaga dosen, ” katanya

Saat ini jumlah mahasiswa di Polifurneka ini sebanyak 452 orang. Di tahun 2022 ini akan meluluskan sebanyak 180 mahasiswa dan di tahun 2022 ini akan menerima mahasiswa baru sebanyak 120 orang.