Radio Talkshow dengan KASATLANTAS KENDAL

0
166

Pada Radio Talkshow bersama dengan KASATLANTAS Polres Kendal di Radio Swara Kendal, Kamis 08 Oktober lalu, KASATLANTAS Kendal menyatakan bahwa selama pandemi ini , KASATLANTAS juga turut andil membantu pencegahan , sosialisai dan penertiban masyarakat dalam mengaplikasikan protocol kesehatan covid-19 pada kehidupan sehari – hari , melalui operasi Yustisi yang dilaksanakan empat kali dalam satu hari sesuai titik yang telah dibagi tugaskan. Operasi ini melibatkan TNI, POLRI , SATPOL PP dan Pemda Kendal.

Selain membantu menertibkan masyarakat agar selalu mematuhi protocol kesehatan covid-19 , tugas menertibkan lalu lintas juga tetap dilaksanakan oleh KASATLANTAS Kendal. Yaitu  operasi Zebra yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober sampai dengan 8 November, yang bertujuan memberikan pencegahan atau teguran. Namun kelengkapan protocol kesehatan yang berlaku seperti menggunakan masker juga menjadi perhatian KASATLANTAS pada operasi Zebra kali ini. Terdapat delapan pelanggaran yang di prioritaskan dalam operasi Zebra kali ini , diantaranya adalah helm yang tidak sesuai standar, pengendara roda empat yang tidak menggunakan safety belt, berkendara melebihi batas kecepatan , mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alcohol atau mabuk, pengendara yang masih dibawah umur,mengemudi dengan menggunakan handphone, mengemudikan kendaraan berlawanan arah dan melanggar rambu, dan tidak dapat menunjukkan surat – surat kendaraan seperti SIM dan STNK. Untuk titik sasaran yang akan di operasi adalah jalan protocol yang arusnya cukup ramai.

Mengingat dalam waktu dekat Kabupaten Kendal akan melaksanakan PILKADA , pihak KASATLANTAS juga memberikan himbauan kepada peserta kampanye agar tetap mengindahkan protocol covid-19 agar tetap aman selama masa pelaksanaannya. KASATLANTAS memberikan himbauan agar diharuskan menyedikan tempat mencuci tangan, peserta acara tidak di bolehkan berdiri agar jarak satu sama lain tetap terjaga, dan menjaga protocol kesehatan seperti menggunakan face shield , sarung tangan dan membawa hand sanitizer akan lebih baik dan maximal untuk disiapkan per individu peserta. Tidak hanya itu, pelaksanaan kampanye juga dibatasi jumlah pesertanya, yaitu maximal 50 orang. KASATLANTAS juga melakukan patroli kepada masyarakat yang masih berkerumun dan tidak menggunakan protocol covid-19 yang sesuai.

KASATLANTAS juga memberikan pesan kepada masyarakat Kendal pada penghujung talkshow, agar masyarakat Kendal berpikiran lebih terbuka dan menjadikan protocol covid-19 seperti menggunakan masker sebagai kebiasaan atau kebudayaan baru untuk menghadapi era pandemi ini, dengan harapan pandemi dapat segera usai dan berlalu.

Tsania Ariffani / Universitas Amikom Yogyakarta