Ribuan Jamaah Hadiri Haul Mbah Kyai Ahmad Rukyat dan Mbah Wali Musyafa di Masjid Al Muttaqin Kaliwungu

Haul Mbah Kyai Ahmad Rukyat dann Mbah Wali Musyafa di Kaliwungu

0
1631
Puluhan ribu jamaah menghadiri Haul Mbah Kyai Ahmad Rukyat dann Mbah Wali Musyafa
yang diadakan di Masjid Al Muttaqin Kaliwungu, Kamis (28/12/2017). Kedua Waliyullah ini tidak mempunyai anak tapi, tapi tradisi Haul ini terus dilakukan oleh warga Kaliwungu, khususnya warga Desa Krajan Kulon dan Krajan Wetan (Kutoharjo). Pasalnya, warga sekitar merasa berperan sebagai putra-putri Kyai Rukyat dan Wali Musyafa, sehingga dengan sukarela menyajikan nasi bungkus, air minum dan bingkisan yang semata-mata untuk menghormati haul Kyai Rukyat dan Kyai Musyafa.

Gus Alam mengatakan, bahwa suatu hari kyai Rukyat seperti merenung karena belum mempunyai keturunan, sehingga teman-teman kyai memberikan nasihat agar bersabar. Salah satu yang disampaikan yaitu, bahwa Gusti Allah belum memberikan keturunan, akan santri-santri dan masyarakat yang tersebar di pelosok negri merupakan putra-putri yang akan meneruskan perjuangan untuk menyebarkan agama Islam.
“Alhamdulillah hingga kini masyarakat tetap menpertahankan tradisi haul ini bahkan kian hari kian berbondong-bondong,”katanya.
Gus Alam mengatakan, tradisi Haul ini berjalan sebagai penghormatan terhadap tokoh penyebar agama Islam yang sangat dekat dan ngayomi pada masyarakat. Untuk itu masyarakat selalu mendoakan dengan harapan untuk keberkahan dan ajaran Kyai Rukyat dan Mbah Wali Musyafa selalu mewarnai tatanan ahlisunnah waljamaah sepanjang masa hususnya Kaliwungu kendal.
“Apabila ada Ulama tidak punya keturunan, maka keturunannya adalah santri-santri dan masyarakat, seperti contoh di kaliwungu ini,”ujarnya.
Haul diadakan untuk menggugah kembali agar lebih semangat dalam perjuangan guna mempertahankan ajarannya, karena bisa dikatakan merupakan kewajiban bagi generasi penerusnya, karena meraka warotsatul anbiyaa.