Ribuan Kerang Terdampar di Pantai Sendang Sikucing

Ribuan kerang terdampar di pantai Sendang Sikucing

0
2258
Ribuan kerang sejak akhir tahun 2018 hingga awal tahun 2019 ini terdampar di Pantai Sendang Sikucing, Rowosari Kendal. Para warga dari beberapa desa di sekitar pantai itu langsung menyerbu pantai Sendang Sikucing itu untuk mengambil kerang tersebut.
Menurut Trimo Muncul, pengelola Pantai Sedang Sikucing, munculnya kerang-kerang tersebut hingga ke tepian pantai dikarenakan gelombang tinggi yang terjadi di peraiaran pantai tersebut. Gelombang itu membawa kerang-kerang yang bersembunyi di lumpur dan dibawa ke tepi pantai. Biasanya kerang tersebut bersembunyi di lumpur yang jaraknya 500 meter hingga 1 km dari bibir pantai.
“Kejadiannya itu sudah satu minggu ini, puncaknya kemarin tanggal 2 Januari. Pada tanggal itu warga mendapatkan kerang hingga berkarung-karung namun saat ini sudah mulai berkurang,” tuturnya
Ia menambahkan bahwa kejadian itu  memang terjadi setiap tahunnya. Terlebih pada penghujung tahun maupun awal tahun. Pasalnya saat itu gelombang tinggi dan musim penghujan tiba.
“Namun kejadian ini dari merupakan pertama kalinya kerang itu muncul dengan jumlah yang sangat banyak. selama 10 tahun belakang tidak seperti demikian,” tuturnya
Suti, warga desa Gempolsewu, Rowosari bersama kedua rekannya datang ke pantai itu hanya untuk mendapatkan kerang tersebut. Ia mengatakan hasil mencari itu nantinya akan dirinya masak untuk disantap bersama keluarganya. Ia hanya membawa pulang kerang yang masih segar.
“Cari yang segar, caranya cari yang terbuka cangkangnya dan kemudian dipegang, kalau cangkanya menutup berati masih segar,” tuturnya
Warga lainnya Fajar mengatakan bahwa tetangga pernah membawa pulang sebanyak empat karung kerang. Kerang tersebut sebagian dijual dan sebagiannya di masak untuk menjadi lauk.
“Kalau sudah terkupas, harganya mencapai 40 ribu per kilogramnya. Apalgi sudah dimasak rebus bisa lebih mahal lagi,” tutunya

BalasBalas ke semuaTeruskan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan tambahkan komentar Anda!
Ketik nama anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.