RSI Muhammadiyah Kendal Bantu Penanganan Anak Stunting

RSI Muhammadiyah Kendal Bantu Penanganan Anak Stunting

0
48

Swarakendal.com : Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Kendal memberikan bingkisan berupa paket sembako untuk membantu penanganan stunting di Desa Purwosari Kecamatan Sukorejo. Paket sembako di antaranya berisi beras dan telur itu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, supaya terhindar dari stunting. Penyerahan bantuan dilakukan di Gedung Dakwah Muhammadiyah di Desa Purwosari dihadiri Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Minggu (9/1/2022).

Ketua PD Muhammadiyah Kendal, Ihsan Intizam mengatakan, pembagian bingkisan dari RSI ini merupakan kerjasama dengan Pemkab Kendal dalam penanggulangan stunting. Harapannya supaya tidak ada lagi akan yang terkena stunting, semuanya menjadi anak yang sehat dan kuat karena gizi terpenuhi dan menjadi anak cerdas. “Kendal akan maju jika memiliki SDM yang handal, maka generasi muda harus disehatkan dengan gizi yang memadai supaya menjadi SDM yang unggul dan handal,” katanya. 

Ihsan mengatakan, pemberian bingkisan ini salah satu rangkaian kegiatan Milad ke-26 RSI Muhammadiyah Kendal. Sesuai dengan tema Milad RSI Muhammadiyah tahun ini, yaitu “Semakin besar semakin bermanfaat”, maka harapan ke depan semakin banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. Tidak hanya pembagian bingkisan, RSI dan Lazismu Kendal juga akan menyumbangkan satu ambulans. “Ambulans nanti untuk semua umat, tidak hanya untuk warga Muhammadiyah, sehingga jika ada yang membutuhkan bisa terlayani dengan baik,” katanya. 

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, bahwa pemberian bantuan ini merupakan bukti nyata dari Muhammadiyah Kendal dalam membangun Kabupaten Kendal. Dalam hal ini ikut membantu pengentasan stunting yang harus menjadi perhatian bersama. Pasalnya, jika tidak ada perhatian dalam penanganan stunting dengan baik, maka kasus anak stunting bisa semakin meningkat. “Masalah stunting ini sangat serius supaya anak-anak bisa tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang sehat dan cerdas. Sehingga ke depan sumber daya manusia yang ada di Kendal lebih baik lagi,” katanya. 

Menurut Bupati, masyarakat perlu memahami tentang stunting, sehingga bisa mencegah dan menangani anak supaya tidak menjadi anak stunting. Masyarakat juga harus paham tentang gizi yang penting untuk diberikan kepada anak, supaya ke depan tidak ada lagi anak stunting di Kabupaten Kendal. “Pak Camat dan kepala desa harus sering menyampaikan kepada warga tentang masalah stunting dan tentang gizi yang harus diberikan kepada anak, supaya tidak ada lagi anak stunting di Kendal,” tegasnya.

Kegiatan Milad RSI Muhammadiyah lainnya adalah penanaman bibit pohon alpukat dan jambu biji. Lazismu Kendal yang memberikan bantuan 600 bibit pohon alpukat dan 600 pohon jambu biji, sedangkan anggota relawan MDMC berkolaborasi bersama masyarakat yang melakukan penanaman bibit pohon tersebut. Penanaman pohon buah ini, selain untuk mencegah longsor dan banjir, juga bermanfaat buahnya, sehingga bisa menambah penghasilan warga.